Mandau (Kemenag) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Mandau secara resmi membuka kegiatan pendampingan Program KUA Pemberdayaan
Ummat di Masjid Assalam, Jalan Hang Tuah, Rabu (27/08/2025). Acara ini
berlangsung khidmat dan penuh antusias, dihadiri oleh berbagai unsur
masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Bengkalis Carles, Direktur LAZ
Ibadurrahman, Kepala KUA Mandau beserta jajaran penyuluh, pengurus masjid,
pengurus Muslimat NU Mandau, tokoh masyarakat, serta sekitar 40 orang peserta
yang mengikuti acara dengan penuh semangat.
Dalam sambutannya, Kepala
KUA Mandau menekankan betapa pentingnya pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis
masjid. Menurutnya, masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat
menjadi pusat kegiatan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Pemberdayaan ekonomi umat
ini harus kita mulai dari masjid. Dengan kebersamaan dan semangat gotong
royong, masjid bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat sekitar,”
ungkapnya penuh semangat.
Selain itu, beliau juga
mengingatkan kepada para pengurus masjid yang belum memiliki Surat Keputusan
(SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) agar segera mengurusnya. Hal ini penting agar
kegiatan pengumpulan zakat, infak, dan dana keagamaan lainnya dapat berjalan lebih
leluasa, terarah, dan sesuai regulasi.
“Dengan adanya SK UPZ,
masjid bisa lebih leluasa dan resmi dalam mengelola zakat dan infak jamaah.
Harapannya, dana yang terkumpul bisa digunakan secara optimal untuk membantu
fakir miskin, anak yatim, serta program-program kemaslahatan lainnya,”
tambahnya.
Kegiatan pendampingan ini
menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.
Kehadiran berbagai pihak dan antusiasme sekitar 40 peserta menunjukkan harapan
besar agar program ini benar-benar mampu menghadirkan manfaat nyata bagi
masyarakat Mandau.