Mandau (Kemenag) – Setelah melalui rangkaian materi yang padat dan penuh makna, Kepala KUA Mandau, Saim, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan XIII Tahun 2025, Rabu (10/9/2025). Acara penutupan berlangsung khidmat sekaligus hangat, ditandai dengan pembagian sertifikat kepada 15 pasangan calon pengantin yang telah mengikuti kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Saim menegaskan bahwa bimbingan perkawinan adalah salah satu program unggulan Kementerian Agama yang dirancang untuk memberikan bekal berharga bagi calon pengantin sebelum menapaki bahtera rumah tangga.
“Program Bimwin ini bukan hanya formalitas. Ia adalah bekal yang harus dijadikan pegangan dalam kehidupan berumah tangga. Kami berharap setiap materi yang telah diterima benar-benar diamalkan, sehingga lahir keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tegas Saim di hadapan para peserta.
Suasana penutupan semakin bermakna saat para catin menerima sertifikat sebagai simbol kesiapan mereka memasuki fase baru kehidupan. Senyum dan rasa haru terlihat dari wajah peserta, yang merasa lebih percaya diri setelah mendapatkan pembekalan ilmu, mulai dari konsep keluarga sakinah, kesehatan reproduksi, hingga keterampilan mengelola kebutuhan rumah tangga.
Dengan ditutupnya kegiatan ini, Saim berharap para catin tidak berhenti hanya pada pengetahuan, tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan nyata. “Ilmu tanpa amal akan sia-sia. Semoga apa yang kita bahas bersama menjadi cahaya penerang dalam perjalanan rumah tangga kalian,” pungkasnya.
Bimwin Mandiri Angkatan XIII KUA Mandau pun berakhir dengan
penuh optimisme, meninggalkan pesan bahwa membangun keluarga sakinah bukan
hanya harapan, tetapi ikhtiar nyata yang harus diusahakan bersama.