0 menit baca 0 %

Kepala KUA Pinggir Hadiri Rapat Final Teknis MTQ XXI Kecamatan Pinggir

Ringkasan: Pinggir (Kemenag) Menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) ke-XXI Tingkat Kecamatan Pinggir Tahun 2025, Kepala KUA Kec. Pinggir R. Hadi Peratama Jaya, S.H menghadiri rapat final tentang pelaksanaan MTQ XXI tingkat Kec. Pinggir Rabu (15/10/2025) bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Ping...

Pinggir (Kemenag) – Menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXI Tingkat Kecamatan Pinggir Tahun 2025, Kepala KUA Kec. Pinggir R. Hadi Peratama Jaya, S.H menghadiri rapat final tentang pelaksanaan MTQ XXI tingkat Kec. Pinggir Rabu (15/10/2025) bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Pinggir. Rapat ini juga mematangkan kesiapan kepanitiaan dan anggota dewan hakim pada helat MTQ tersebut.

Rapat dipimpin oleh Camat Pinggir, Zama Rico Dakanahay, S.Sos., M.Si., dengan penuh semangat. Beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan dewan hakim yang telah dibentuk untuk dapat bekerjasama dan berkomitmen sejak dari awal persiapan.

"MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Karena itu, koordinasi yang matang dan kerja sama yang solid menjadi kunci agar pelaksanaan nanti berjalan lancar dan bermakna,” ujarnya.

Selain sebagai Kepala KUA, R. Hadi Peratama Jaya, S.H juga secara otomatis bertindak sebagai Ketua Dewan Hakim MTQ XXI tingkat Kecamatan Pinggir.

Rapat final ini juga memastikan seluruh aspek teknis menjelang pelaksanaan MTQ telah dipersiapkan semaksimal mungkin, termasuk membahas secara rinci cabang-cabang yang akan dilombakan, seperti Tilawah Al-Qur’an, Hifdzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Kaligrafi. Setiap cabang dikaji satu per satu dari segi tempat pelaksanaan, jadwal penampilan peserta, hingga mekanisme penjurian yang adil dan transparan.

Dalam arahannya, R. Hadi Peratama Jaya, S.H., menyampaikan bahwa para dewan dan majelis hakim memiliki peran penting dalam menjaga marwah dan integritas pelaksanaan MTQ.

"Menjadi hakim dalam MTQ bukan hanya amanah, tetapi juga ibadah. Kita dituntut untuk berlaku adil, jujur, dan profesional. Penilaian kita harus mampu memotivasi peserta untuk terus mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Raja Hadi juga menambahkan bahwa kegiatan MTQ di tingkat kecamatan tidak sekadar menjadi ajang seleksi menuju tingkat yang lebih tinggi, melainkan juga sebagai wahana pembinaan dan syiar keagamaan di tengah masyarakat.

"Kita berharap MTQ ini menjadi bagian dari gerakan bersama membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing. Dengan semangat kebersamaan, mari kita sukseskan pelaksanaannya,” tuturnya.

Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh kekompakan. Para peserta aktif memberikan masukan dan menyepakati langkah-langkah teknis terakhir agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan sukses dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta maupun masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, KUA, dan seluruh unsur panitia, MTQ ke-XXI Kecamatan Pinggir Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum yang tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga menebarkan cahaya Al-Qur’an di setiap hati umat.