Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam upaya menumbuhkan semangat masyarakat untuk mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rengat Barat, Yusrianto, menghadiri malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXVI Tingkat Kecamatan Rengat Barat yang dibuka secara resmi oleh Bupati Indragiri Hulu melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Joni Maryanto, di halaman Kantor Camat Rengat Barat pada Senin (29/09/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat nilai keislaman dan mempererat ukhuwah antarwarga melalui kegiatan yang bernuansa religius. Yusrianto menuturkan bahwa MTQ bukan hanya ajang lomba membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana pembinaan moral, karakter, dan spiritual masyarakat.
“MTQ ini kita maknai sebagai bentuk
ikhtiar untuk membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui
kegiatan ini, generasi muda semakin dekat dengan nilai-nilai Islam,” ujar
Yusrianto.
Acara pembukaan berlangsung
meriah dan penuh khidmat, dihadiri oleh unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh
masyarakat, serta para peserta dari berbagai desa di Kecamatan Rengat Barat.
Selain pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan
marawis dan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan MTQ.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati, Joni Maryanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan MTQ. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi media dakwah yang memperkuat pondasi spiritual masyarakat.
“Dengan MTQ, kita tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik,
tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,”
ucapnya.
Kehadiran Kepala KUA Rengat
Barat dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan penuh Kementerian Agama
terhadap pembinaan keagamaan di tingkat kecamatan. Diharapkan, melalui kegiatan
seperti MTQ, masyarakat Rengat Barat semakin termotivasi untuk menjadikan
Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dan pedoman dalam membangun kehidupan yang
damai, berakhlak, dan berkeadilan.
(Reski)