0 menit baca 0 %

Kepala KUA Sentajo Raya Hadiri Apel Operasi Penertiban PETI

Ringkasan: kuansing (Kemenag) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian,S. Fil. I MH,  turut menghadiri kegiatan Apel Operasi Pasukan dalam rangka penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provin...

kuansing (Kemenag)— Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian,S. Fil. I MH,  turut menghadiri kegiatan Apel Operasi Pasukan dalam rangka penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Kegiatan apel ini dipusatkan di kawasan Tepian Narosa lokasi Iven Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi yang saat ini mendunia dan menjadi momentum penting dalam upaya penyelamatan lingkungan dari aktivitas ilegal yang merusak ekosistem. Kamis 31 Juli 2025.

Apel Operasi Pasukan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, M.SI, yang dalam arahannya menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menertibkan aktivitas PETI demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan, Bupati Kuantan Singingi H. Suhardiman Amby, Kapolres Kuantan Singingi, Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi beserta anggota, serta unsur Forkopimda Kabupaten Kuantan Singingi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi H. Suhelmon, MA, Kasi Haji dan Umrah H. Armadis, M. Pd yang merupakan unsur dari Forum kerukunan umat beragama di Kabupaten Kuantan Singingi.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau Abdul Wahid, menyampaikan harapan agar kawasan Tepian Narosa dapat segera bebas serta steril dari segala bentuk kegiatan ilegal yang dapat merusak lingkungan, ini merupakan aset budaya dan tempat pariwisata yang sudah mendunia yang mesti kita jaga bersama, khususnya sungai Batang Kuantan. "Kami berharap air Sungai Batang Kuantan kembali jernih dan sehat, serta mampu memberikan kontribusi positif dalam menunjang kehidupan masyarakat Kuantan Singingi, baik dari aspek pertanian, perikanan, maupun kebutuhan sehari-hari," tegas Gubernur.

Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, S. Fil. I,MH, menyatakan dukungannya terhadap operasi terpadu ini. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual umat. "Sebagai pelayan umat dan tokoh agama, kami memandang pentingnya peran serta semua pihak dalam menegakkan keadilan ekologis. Lingkungan yang bersih dan sehat adalah amanah Tuhan yang harus dijaga bersama,” ujar Rindra.

Operasi penertiban PETI ini merupakan langkah konkret Pemerintah Provinsi Riau bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menangani permasalahan lingkungan yang sudah berlangsung lama. Diharapkan dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan lintas sektor, kawasan Sungai Batang Kuantan dapat kembali pulih dan menjadi sumber daya alam yang lestari bagi generasi mendatang.

Kegiatan apel berlangsung khidmat dan ditutup dengan deklarasi bersama dukungan terhadap upaya pemberantasan PETI serta pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Kuantan Singingi.(RDW)