Kuansing (Kemenag) - Pada Senin (23/6/2025) bertepatan di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, digelar pelantikan delapan hakim baru yang akan bertugas di lingkungan PN Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi .
Hakim yang dilantik antara lain Aulia Rifqi Hidayat, SH, Dapotz Suvanny, SH, Diana Widyawati, SH, Firman Novianto, SH, M. Adli Hakim H, SH, Maria Isabel Tarigan, SH, Riri Lastiar Situmorang, SH, Widya Helniha, SH.
Prosesi pelantikan dihadiri para hakim dan seluruh jajaran PN Teluk Kuantan. Ketua Pengadilan Negeri, Subiar Teguh Wijaya, SH selaku pengambil sumpah menekankan pentingnya integritas dan moral sebagai fondasi profesi kehakiman.
Rindra Febrian, selaku Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya sekaligus Rohaniawan, diberikan amanah penting untuk dijaga dengan baik dan bertanggung jawab semoga sukses dalam mengemban amanah ini ucap Rindra Febrian.
Perannya ini menambah khidmat prosesi dan menjadi simbol penanaman nilai spiritual serta moral dalam tugas publik .
Acara ini berlangsung secara sederhana dan tertib, sesuai Surat Edaran Dirjen Badilum RI No. 4 Tahun 2025 mengenai pola hidup sederhana aparatur peradilan . Sikap khidmat dan penuh hormat terlihat sejak awal hingga akhir, yang semakin diperkuat oleh doa dan sumpah dari Rohaniawan.
Ketua PN Subiar Teguh Wijaya mengutip amanat Ketua Mahkamah Agung RI (saat acara di Jakarta, 13 Juni 2025) agar para hakim baru menjaga integritas dan moral pribadi serta jabatan, menghindari perilaku koruptif dan gaya hidup berlebihan.
"Ya Allah, Engkau adalah Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Anugerahkanlah kepada para hakim yang baru dilantik ini, ilmu yang bermanfaat, hati yang bersih, serta kekuatan iman dan takwa. Jadikanlah mereka sebagai sosok yang adil, jujur, dan amanah dalam menjalankan tugas dan kewajiban mereka. Lindungilah mereka dari segala bentuk godaan, fitnah, dan cobaan. Bimbinglah mereka agar senantiasa berada di jalan yang Engkau ridhoi." Tutur Rindra Febrian dalam doanya dengan khusyuk.
Ucapan doa dari Rindra Febrian juga menambahkan harapan agar para hakim dapat menjalankan tugas dengan profesionalisme, keikhlasan, dan pengabdian penuh kepada masyarakat.
Rindra Febrian, Kepala KUA dan Rohaniawan Sentajo Raya, memegang peran sentral yang memberi nilai spiritual pada acara pelantikan.
"Kehadiran kita menegaskan hubungan erat antara nilai agama, moralitas, dan profesionalisme dalam institusi peradilan," ungkapnya.
Penggunaan pola hidup sederhana dan khidmat menunjukkan keinginan kuat agar lembaga peradilan tetap menjunjung tinggi integritas dan pelayanan publik.(RDW)