0 menit baca 0 %

Kepala MA-BI Dumai Siap Terima Siswa Baru Tahun Ajaran 2010

Ringkasan: Dumai (18/1) Humas- Kepala Madrasah Aliyah Bertaraf Internasional (MA-BI) Dumai Dra. Hj. Daryanis Febrihani, S.Pd. M.Pd menyatakan kesiapannya untuk menerima murid baru tahun ajaran 2010 sesuai dengan hasil rapat Komite Madrasah pada hari Kamis, 14 Januari 2010 bertempat di Hotel Grand Zury Kota Dum...
Dumai (18/1) Humas- Kepala Madrasah Aliyah Bertaraf Internasional (MA-BI) Dumai Dra. Hj. Daryanis Febrihani, S.Pd. M.Pd menyatakan kesiapannya untuk menerima murid baru tahun ajaran 2010 sesuai dengan hasil rapat Komite Madrasah pada hari Kamis, 14 Januari 2010 bertempat di Hotel Grand Zury Kota Dumai. Rapat yang dipimpin oleh Ka Kanwil Depag Riau ini, memutuskan bahwa MA-BI Kota Dumai akan menerima murid baru tahun ini. Selain kesiapannya untuk menerima murid baru tahun ini, beliau juga menyatakan kesiapannya untuk memimpin dan mengembangkan MA-BI Kota Dumai ke depan, sehingga madrasah ini betul-betul bertaraf internasional dan dapat menghasilkan lulusan yang juga bertaraf internasional, artinya memiliki daya saing dengan lulusan sekolah bertaraf internasional lainnya. Sebagai bukti dari kesiapannya untuk menerima murid bari tahun ini dan kesiapannya meimpin MA-BI Kota Dumai, Daryanis telah menyiapkan langkah-langkah strategis dan prinsip-prinsip pokok pengelolaan MA-BI ke depan. Langkah-langkah startegis dan prinsip pokok tersebut adalah : Pertama, Pengembangan MA-BI berpedoman pada SNP plus X, dimana SNP adalah Standar Nasional Pendidikan dan X adalah penguatan, pengayaan, perluasan, pendalaman, pengadaptasian, dan bahkan pengadaptasian sebahagian atau seluruh komponen sekolah luar negeri yang secara internasional telah terbukti mutunya. Kedua, MA-BI dikembangkan atas dasar kebutuhan dan prakarsa sekolah. Ketiga, Kurikulumnya harus bertaraf internasional. Keempat, MA-BI menerapkan MBS dalam mengelola sekolahnya yang disertai dengan tata kelola yang baik (keluwesan dalam mengelola madrasah). Kelima, MA-BI menerapkan proses belajar mengajar yang pro perubahan, yaitu mampu menumbuhkan dan mengembangkan daya kreasi, inovasi, nalar, dan eksperimentasi untuk menemukan kemungkinan baru. Keenam, MA-BI menerapkan prinsip kepemimpinan transformasional/visioner. Ketujuh, MA-BI harus memiliki SDM yang tangguh dan professional baik guru maupun Kepala Sekolahnya. Kedelapan, MA-BI harus didukung sarana prasarana yang lengkap dan memadai. Untuk itu semua Sang Kepala MA-BI telah merumuskan Visi MA-BI ke depan, yaitu Mewujudkan cita-cita pendidikan Islam dengan standar mutu internasional dan sebagai pusat pengembangan SDM dengan kompetensi akademik standar mutu internasional. (Ash)***