0 menit baca 0 %

Kepala MAN 1 Siak Narasumber Kegiatan Literasi Digital Nasional

Ringkasan: Siak (Inmas) - Kepala Madrasah Aliyah (MAN 1) Siak, Hermalinda, S. Pd menjadi salah seorang narasumber kegiatan webinar Indonesia Makin Cakap Digital Wilayah Sumatera II Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Kabupaten Siak, Provinsi Riau (Selasa, 19/10).

Siak (Inmas) - Kepala Madrasah Aliyah (MAN 1) Siak, Hermalinda, S. Pd menjadi salah seorang narasumber kegiatan webinar Indonesia Makin Cakap Digital Wilayah Sumatera II Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Kabupaten Siak, Provinsi Riau (Selasa, 19/10). Kegiatan yang dilaksanakan secara Live on Zoom. Kegiatan yang bertajuk “Konten Digital: Hak Cipta dan Etika” berlangsung dengan begitu menarik. Kegiatan Literasi Digital ini melibatkan peserta dari kalangan pelajar kabupaten Siak, guru, masyarakat umum dan para pecinta dunia digital lainnya. Webinar ini diselenggarakan oleh PT. Avantgrade Production bekerjasama dengan Kemkominfo.


Dalam pemaparan materinya, Hermalinda, S. Pd menyampaikan pentingnya memahami dan mengaplikasi etika dan budaya yang baik dalam memanfaatkan media sosial dan berbagai media komunikasi lainnya. Remaja sebagai penikmat media sosial hendaknya betul-betul mampu menempatkan diri pada porsi yang benar sehingga kehadiran berbagai media sosial dan peralatan komunikasi mampu menjadi supporter terbaik bagi remaja untuk mengembangkan potensi dan melejitkan kemampuan yang dimiliki untuk bisa bersaing di dunia global. “Kita harus benar-benar mampu mengaplikasikan etika menghargai karya dan konten orang lain di medida sosial,” sebut Hermalinda kepada partisipan yang mengikuti zoom kegiatan literasi digital tersebut. Para remaja dewasa ini sangat inten menggunakan media sosial. Mereka sudah begitu kreatif membuat berbagai konten menarik seperti di Youtube dan sebagainya. Namun, jangan lupa untuk selalu menerapkan etika menghargai karya atau konten orang lain di media sosial.


Narasumber yang lainWiwiet Novita B., S. Si, Koordinator TPP BSDM Kemendesa Kabupaten Siak menyampaikan bagaimana budaya digital ikut mempengaruhi kehidupan remaja sosial. Oleh karena itu antisipasi lebih dini dan bijak berdigital merupakan budaya yang harus kita tanamkan pada diri masing-masing. Sementara itu, Krisna Primati, S. Pd, M. Pd, Guru SMK Yapari Aktripa dan Instruktur Penyelia Swasta Kemenkes RI menjelaskan tentang bagaimana kita dan para remaja cakap dalam berdigital. Bijak dalam bergital merupakan hal yang paling utama untuk mewujudkan keselarasan dan keharmonisan antara para penikmat media sosial dan fasilitas komunikasi digital lainnya. Selain itu, Dedy Mulyana, S.H., M.H., dosen FH universitas Pasundan Bandung mengugkapkan bahwa kemananan digital harus betul-betul diperhatikan. “Jangan sampai merugikan pihak manapun. Remaja harus betul-betul mampu menjaga keamanan digital agar tidak dimanfaatkaan secara tidak benar oleh orang lain,” ujar Dedy.


Dengan kegian itu, besar harapan, agar siswa-siswi serta seluruh masyarakat mampu dengan tepat dan bijak memanfaatkan media sosial dan berbagai fasilitas digital yang lain dengan tujuan agar kelak mampu menjadi generasi muda yang kreatif,inovatif, dan produktif. (Abd)