0 menit baca 0 %

Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti Apresiasi Amanat Upacara Gabungan di MTsN 2 Kepulauan Meranti: Soroti Isu Bullying dan Pola Makan Sehat

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kepulauan Meranti, Syar an Susilo, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pesan-pesan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Sulman, dalam upacara bendera gabungan madrasah se-Kecamatan Rangsang Ba...

Meranti(Kemenag)- Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kepulauan Meranti, Syar’an Susilo, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pesan-pesan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Sulman, dalam upacara bendera gabungan madrasah se-Kecamatan Rangsang Barat yang digelar di halaman MTsN 2 Kepulauan Meranti, Senin (4/8/2025).

Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Sulman menyoroti isu perundungan (bullying) dan pentingnya pola makan sehat di kalangan pelajar. Menanggapi hal itu, Syar’an menyebut pesan tersebut sebagai pengingat yang sangat relevan dan perlu ditindaklanjuti oleh seluruh satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama.

"Apa yang disampaikan oleh Bapak Sulman hari ini adalah pengingat yang sangat penting. Bullying dan pola makan bukan sekadar isu ringan, tapi menyangkut masa depan anak-anak kita,” ungkap Syar’an.

Syar'an menegaskan bahwa pihaknya di MAN 2 Kepulauan Meranti akan menindaklanjuti pesan tersebut melalui langkah-langkah konkret di lingkungan madrasah. Langkah tersebut antara lain memperkuat pengawasan terhadap interaksi antar siswa dan pengelolaan kantin sekolah.


"Kami akan memperkuat pengawasan terhadap interaksi antar siswa dan pengelolaan kantin sekolah. Bahkan, kami merencanakan sosialisasi khusus tentang bahaya bullying dan makanan tidak sehat, bekerja sama dengan pihak kesehatan dan konselor sekolah,” jelasnya.

Syar’an berharap seluruh madrasah di lingkungan Kemenag Kepulauan Meranti dapat menjadi lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.

"Madrasah yang sehat, aman, dan nyaman akan melahirkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan. Inilah misi kita bersama,” pungkasnya.

Upacara bendera pagi itu bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi menjadi momentum refleksi dan pembinaan karakter bagi seluruh warga madrasah. Pesan-pesan yang disampaikan diharapkan dapat membekas dan diwujudkan dalam tindakan nyata di setiap madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti. (HMS-DR)