0 menit baca 0 %

Kepala MAN 2 Kuansing Diskusi Satu Meja dengan Qari Cendikia Bertemakan "Inisiator Kampung Inggris di Kabupaten Kuantan Singingi Riau"

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Podcast Qari Cendikia merupakan salah satu channel YouTube yang di taja oleh Muda Mudi inspirator atau creative. Pada sesi Kamis 24 Desember 2020 channel ini menayangkan diskusi satu meja yang di isi oleh Kepala MAN 2 Kuansing Drs. Zulkifli, M.Pd.Pada pengisian acara yang di tayang...

Kuansing (Inmas), Podcast Qari Cendikia merupakan salah satu channel YouTube yang di taja oleh Muda–Mudi inspirator atau creative. Pada sesi Kamis 24 Desember 2020 channel ini menayangkan diskusi satu meja yang di isi oleh Kepala MAN 2 Kuansing Drs. Zulkifli, M.Pd.

Pada pengisian acara yang di tayangkan pada Kamis malam itu, Zulkifli di damping langsung oleh Prety sahabat Qari Cendikia selaku pemandu acara yang meminta kepala MAN 2 Kuansing untuk menjelaskan bagaimana menciptakan dan mengembangkan kampong inggris yang ada di kabupaten Kuantan Singingi.

Kepala MAN 2 Kuansing menjeskan perjalanan akan pengembangan Bahasa asing mulai dari pengiriman beberapa orang ke Pare kemudian di lanjutkan dengan beberapa orang peserta didik yang waktu itu masih mempimpin di MAN 1 Kuantan Singingi. Hal ini terinspirasi ketika ia masih menjadi waka kurikulum di MAN 2 Model Pekanbaru yang sempat mengikuti pelatihan kepala Madrasah akan pengembangan kurikulum dan bahasa asing di Malaysia.

Dari inspirasi tersebut, Kepala MAN 2 Kuansing bergeliat dalam beberapa periode untuk mengutus peserta didik dan guru untuk mempelajari bahasa asing di Pare, kemudian melihat besarnya potensi orang tua dan peserta didik ia berupaya mendirikan kampong inggris di Kuantan Singingi, yang pada awal nya kampong inggris berdiri di beringin Taluk Kuantan dan sekarang berdiri di Desa Penghijauan Pasar baru Pangean.

"Bapak merasa senang sekali akan undangan untuk diskusi lebih dekat dengan Podcast Qari Cendikia, disini bapak mampu mencurahkan perjuangan bagai mana dalam menciptakan pengembangan bahasa asing bagi peserta didik, guru dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya dalam pengembangan SDM tetapi pengembangan ekonomi masyarakat juga. Alhamdulillah semakin berjalannya waktu orang tua dan peserta didik semakin percaya akan program bahasa inggris Ini, dan sekarang bapak memimpin di MAN 2 Kuansing sudah ada beberapa Madrasah baik dari Simalungun Sumatra utara, Duri, Tembilahan dan Pekanbaru yang manjadikan madrasah kami sebagai Rujukan bahasa asing," ujar kepala MAN 2 Kuansing saat memberikan penjelasan kepada journalis Madrasah pada Jumat (25/12/2020). (DA)