0 menit baca 0 %

Kepala MAN Telku Sosialisasikan Program Pengiriman Siswa ke Pare

Ringkasan: Teluk Kuantan (Humas)-, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Teluk Kuantan, Drs. Zulkifli, M.Pd hari ini 19 September mensosialisasikan rencana program pengiriman siswa MAN Teluk Kuantan ke Kampung Inggris Pare Jawa Timur untuk mengikuti pembelajaran intensif bahasa Inggris.
Teluk Kuantan (Humas)-, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Teluk Kuantan, Drs. Zulkifli, M.Pd hari ini 19 September mensosialisasikan rencana program pengiriman siswa MAN Teluk Kuantan ke Kampung Inggris Pare Jawa Timur untuk mengikuti pembelajaran intensif bahasa Inggris. Program pengiriman siswa tahun ini adalah periode kedua, di mana sebelumnya MAN Teluk Kuantan juga sudah mengirim 49 siswa mengikuti program yang sama di Pare. Sosialisasi diadakan di gedung serba guna MAN Teluk Kuantan. Hadir lebih kurang 100 orang tua/ wali siswa kelas X MAN Teluk Kuantan, para guru, dan komite madrasah. Tampak para orang tua/ wali siswa sangat antusias mendengarkan paparan tentang “Kenapa MAN Teluk Kuantan melakukan program pengiriman siswa ke Pare” ini. Rohandi, S.Pd, salah seorang wali siswa kelas X yang juga Waka Kurikulum di SMAN 1 Teluk Kuantan menyatakan bahwa ia tertarik memasukkan anaknya ke MAN Teluk Kuantan ini pertama kalinya disebabkan karena perhatian yang tinggi dari pihak MAN untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris anak-anak. Rohandi juga memberikan apresiasi kepada pihak madrasah yang telah berusaha menambah jam pelajaran bahasa Inggris menjadi sepuluh jam perpekan tanpa harus mengurangi jatah jam pelajaran yang lain. Dalam acara sosialisasi ini, kepala MAN Teluk Kuantan memaparkan secara rinci kebutuhan pendanaan keberangkatan, kebutuhan selama masa pembelajaran intensif, serta gambaran kebutuhan biaya hidup yang relatif sangat murah dibandingkan daerah Teluk Kuantan, atau Sumatera secara umum. Ketua komite, Aristo, SH yang berpengalaman tahun lalu mengikutsertakan anaknya dalam program yang sama menjelaskan bahwa apa yang dipaparkan oleh Kepala Madrasah sudah relatif sama dengan kebutuhan sebenarnya yang ia kirimkan buat anaknya selama enam bulan di Pare. Untuk itu, Aristo menguatkan agar orang tua siswa lebih menambah motivasi dalam memberikan perhatian pendidikan anak-anak mereka. Biaya yang dikeluarkan selama pendidikan ini merupakan bentuk perhatian lebih orang tua dalam menyalurkan kebutuhan pendidikan anak. Selanjutnya, MAN Teluk Kuantan membuka pendaftaran hingga 1 Oktober bagi siswa kelas X untuk menjadi calon peserta pembelajaran intensif bahasa Inggris di Pare tahun ini. Belasan orang telah mendaftar, dan sebagian yang lain baru menyampaikan secara lisan berminat untuk ikut sambil mempertimbangkan terlebih dahulu kemampuan pendanaan mereka. (Seprion)