Tembilahan (Kemenag) - Kepala MIN 1 Indragiri Hilir
ikuti rapat koordinasi dan evaluasi
program sarana dan prasarana yang digelar oleh Direktorat Kurikulum Sarana
Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah selama tiga hari yakni dari Selasa
hingga Kamis dari tanggal 19 - 21 November 2024 yang dilaksanakan di Luminor
Hotel Pecenongan Jakarta.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal
Pendidikan Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad beberapa hari yang lalu.
Dihadiri oleh perwakilan Kabid Penmad Kantor Wilayah, dan Kepala Madrasah Se Indonesia
yang mendapatkan bantuan sarana prasarana melalui Program SBSN.
Tujuannya adalah dalam rangka meningkatan kualitas
pendidikan Islam di Indonesia. Pemerintah pusat dan daerah beserta kepala
madrasah melakukan sinergi dalam mendukung kemajuan madrasah melalui program
pembangunan sarana prasarana madrasah.
"Semoga adanya program pembangunan sarana prasarana
berupa gedung yang dibiayai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dapat
terealisasi nantinya di MIN 1 Indragiri Hilir, " ungkap Masnadi sebagai Kepala
MIN 1 Indragiri Hilir saat dihubungi melalui via telpon diacara penutupan, Kamis
(21/11/2024).
“Program pembangunan sarana dan prasarana ini diharapkan
menjadi pengungkit yang signifikan bagi peningkatan mutu pendidikan di Madrasah.
Dirjen meminta seluruh kepala madrasah dan pemangku kepentingan untuk
memastikan penggunaan dana SBSN dilakukan dengan transparan, akuntabel, dan
sesuai aturan,” tambahnya.
Masnadi juga berharap yang sangat besar melalui program ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di MIN 1 Indragiri Hilir nantinya. Semoga segera terealisasi di tahun 2025 ini. (Ria/ Isfan)