Bengkalis (Kemenag) - Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik Sairozi menyambut dengan baik kegiatan observasi yang dilakukan oleh lima Mahasiswa STAIN Bengkalis dengan sistem wawancara dengan tema “Mengatur atau Mengelola Sumber Daya Manusia di Sekolah Demi Mencapai Tujuan Pembelajaran yang Lebih Efektif" Sabtu, 9/11/2024 di ruang komputer madrasah.
Lima Mahasiswa STAIN Bengkalis tersebut adalah Ilham Romadhona, Bintang Alfaroqi Azri, Rafi Anugrah, Fauzul Azim, dan Niko Arianto melakukan observasi sesuai arahan dosen pengampu mereka pada kriteria sekolah yang agak jauh dari kota dan sekolah yang statusnya masih swasta.
Wawancara yang mereka utarakan terkait dengan strategi kepala sekolah dalam menjalankan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan hambatan Kepala Sekolah dalam menjalankan atau mengimplementasikan menjalankan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).
Hasil dari wawancara tersebut, Kepala MTs Nurul Jadid Sairozi mengungkapkan “Pada prinsipnya pelaksanaan manajemen berbasis sekolah (MBS) harus memegang lima prinsip yakni kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas. Alhamdulillah, sampai saat ini terkait dengan kesiswaan berjalan dengan lancar, mulai dari proses penerimaan siswa baru, proses belajar mengajar, dan sampai yang terakhir hingga siswa menyelesaikan pembelajaran di tingkat menengah. Pelaksanaan proses belajar harus lebih memperhatikan latar belakang siswa yang berbeda dengan tantangan yang berbeda pada saat ini".
Sementara salah satu dari lima
mahasiswa STAIN Bengkalis itu Ilham Romadhona selaku ketua kelompok mengungkapkan
"Ucapan terimakasih kepada kepala MTs Nurul Jadid yang telah memeberikan respon
cepat atas wawancara dan mendapatkan sambutan yang sangat baik terhadap kami selaku
mahasiswa yang melakukan observasi, alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sungguh
mempermudahkan tugas perkuliahan kami".