0 menit baca 0 %

Ketua BKMT Kab. Kampar yang diwakili Wakil Sekretaris BKMT Kampar Hadiri Acara Peningkatan Upaya Advokasi Kesehatan, Pemberdayaan, Penggalangan Kemitraan, Peran serta Masyrakat dan Lintas Sektor

Ringkasan: Ketua BKMT Kab. Kampar Kab. Kampar  yang diwakili Wakil Sekretaris BKMT Kab. Kampar, Hj. Fatmi, M.Sy hadiri acara Peningkatan Upaya Advokasi Kesehatan, Pemberdayaan, Penggalangan Kemitraan, Peran serta Masyarkat  dan Lintas Sektor yang ditaja oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau  bekerja sama denga...

Ketua BKMT Kab. Kampar Kab. Kampar  yang diwakili Wakil Sekretaris BKMT Kab. Kampar, Hj. Fatmi, M.Sy hadiri acara Peningkatan Upaya Advokasi Kesehatan, Pemberdayaan, Penggalangan Kemitraan, Peran serta Masyarkat  dan Lintas Sektor yang ditaja oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau  bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kab. Kampar, Selasa 22 Juni 2021 di Aula Dinas Kesehatan Kab. Kampar.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kampar yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Kab. Kampar Afridayanti, S.Sp, M.Kes dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya pelaksanaan Germas selama masa pandemi karena dirasa mampu untuk meningkatkan imunitas tubuh yang sangat berguna untuk menangkal virus Covid-19.

Selanjutnya Afridayanti juga menyampaikan pemerintah terfokus pada peningkatan kesehatan. Salah satunya melalui gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat. Salah satu bentuk nyata KabKampar  menggalakkan program hidup sehat masyarakat. Disetiap Puskesmas di Kab. Kampar telah memiliki pos-pos kesehatan dilingkungan masyarakat.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau yaitu Ibu Rozita Kasi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau . Dalam penjelasannya  beliau menyampaikan pertama bagaimana kemitraan kita terbentuk antara 1 dengan lain OPD sehingga tidak jalan sendiri-sendiri kedua bagaimana upaya kesehatan sumber daya masyarakat menjadi perhatian kita khususnya POSYANDU

Sesuai dengan Visi Misi Pak Jokowi dan Ma’ruf Amin  tahun 2020-2024 Germas merupakan proyek Nasional. Dimana proyek Nasional ada 3 yaitu pertama gerakan masyarakat Hidup sehat,kedua  Pencegahan Stanting ketiga Kab./Kota Sehat . Ini sebenarnya tiga hal yang  tidak bisa dipisahkan artinya jika kita ingin  mencapai penurunan stanting yang maksimal kita akan menggerakkan masyarakan dengan masyarakat hidup sehat.

Dengan adanya gerakan Masyarakat hidup sehat yang sudah dicanangkan dulu tahun 2017 s/d 2019 itu masih dalam bentuk sosialisasi tapi untuk tahun 2020 s/d 2024 harus sudah menjadi pembudayaan.

Adapun Sasaran Pembudayaan Hidup sehat: 1. Meningkatkan gerakan hidup sehat bagi Individu, Keluarga. 2. Menurunnya Prevalensi penyakit menular dan penyakit tbidak menular, 3.Menurunkan stanting, AKI dan AKB, 4. Meringankan  beban Pembiayaan Nasional,ungkap Rozita ( Ags/Ftm )