0 menit baca 0 %

Ketua Kloter 9 : Musim Depan Transportasi Harus Lebih ditingkatkan

Ringkasan: Batam, (Humas) Transportasi dan pemondokan merupakan hal utama yang menjadi keluhan dari jamaah kloter 9, pemondokan yang jauh jika dilengkapi dengan transportasi yang memadai tentu menjadi harapan bagi jamaah, ungkap ketua kloter H. Nuzul Taufik. Mewakili jamaah ketua kloter 9BTH mengatakan bahwa p...
Batam, (Humas) Transportasi dan pemondokan merupakan hal utama yang menjadi keluhan dari jamaah kloter 9, pemondokan yang jauh jika dilengkapi dengan transportasi yang memadai tentu menjadi harapan bagi jamaah, ungkap ketua kloter H. Nuzul Taufik. Mewakili jamaah ketua kloter 9BTH mengatakan bahwa persoalan yang perlu diusulkan tahun depan adalah masalah yang sudah tidak asing lagi yakni perlunya transportasi untuk jamaah haji saat di tanah suci. Lebih lanjut ketua kloter mengatakan jumlah jamaah satu kloter yang berkisar 450 jamaah dengan minimnya transportasi tentu mengganggu pelaksanaan ibadah. Mudah-mudahan segala kendala atau kekurangan dalam pelayanan pada tahun ini dapat ditingkatkan di tahun depan, sehingga pelayanan ibadah haji yang diberikan dapat berjalan lebih baij lagi. Di Madinah kloter 9 BTH dapat melakukan ibadah di mesjid nabawi, arbain, atau pun ziarah-ziarah dapat dilaksanakan dengan baik, terang Nuzul seraya menjelaskan saat berada di Madinah kloter 9 berada disektor 3 menempati pemondokan dengan jarak berkisar 200 meter dari masjid nabawi. Sedangkan di Makkah Almukaromah walaupun jarak pemondokan agak jauh dari masjid sesuai dengan undian Maktab tahun 1431H/2010M yakni berada di ring dua yakni di Aziziah Syimaliah, jika ukur dengan garis lurus jarak pemondokan berkisar empat kilometer, namun jika kita mengikuti dengan jalan yang ada jarak tempuh lebih kurang enam kilometer. Meski jarak yang tergolong cukup jauh, berkat kerja sama seluruh petugas dan kebersamaan jamaah kloter ini dapat melaksanakan ibadah-ibadah wajib dan sunat. Saat berada di Armina alhamdulillah kami mendapat maktab 18, mulai dari arafah sampai musdalifah dan mina hingga kembali lagi ke Makkah semuanya dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Hal inilah yang menjadi harapan kami mudah-mudahan tahun depan transportasi jamaah dapat ditingkatkan sehingga menjadi lebih baik. Walikota Dumai Khairul Anwar dalam sembutannya disarama haji Center sekitar pukul 15.00 wib walikota mengucapkan tidak berlama-lama dalam memberikan sambutan hal ini terlihat dari batuk yang sudah bersahutan jamaah pasti dalam keadaan lelah ungkap Khairul Anwar. Atas izin Allah pada hari ini kita dapat bertemu dalam rangka menyambut jamaah haji, Pemerintah kota Dumai, Bengkalis dan Kepulauan Meranti mengucapkan selamat kembali ke tanah air para jamaah haji. Lebih lanjut walikota berpesan haji yang telah jamaah lakukan mudah-mudahan mendapat safaat dari Allah swt, mudah-mudahan apa yang didoakan saat berada ditanah suci mendapat berkah dan ridho dari Allah. Walikota berharap sekembalinya dirumah nanti, jamaah diminta untuk tidak melupakan ibadah yang sudah dijalankan ditanah suci. Perbuatan yang pernah dilakukan sebelum menunaikan haji hendaknya ditinggalkan, sehingga haji yang didapat menjadi haji yang mabrur. (nik)