0 menit baca 0 %

Ketua MUI Kampar Ajak Ormas Islam Tetap Bersatu Jaga Persatuan Ummat di Era 5.0

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar menggelar Muzakarah bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Kabupaten Kampar pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Sekretariat MUI Kabupaten Kampar, Kompleks Masjid Markaz Islami Kabupaten Kampar.Kegiatan yang mengu...

Kampar ( Kemenag )--- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar menggelar Muzakarah bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Kabupaten Kampar pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Sekretariat MUI Kabupaten Kampar, Kompleks Masjid Markaz Islami Kabupaten Kampar.

Kegiatan yang mengusung tema “Kode Etik Dakwah untuk Menjaga Persatuan Ummat Era 5.0” ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Kampar, Dr. H. Mawardi Muhammad Shaleh, Lc., MA, didampingi oleh Ketua Komisi Ukhuwah, Tamaruddin, S.Pd.I, serta turut hadir Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Kampar, Ahmad Fadhli, S.H., M.M.

Dalam sambutannya, Ketua MUI Kabupaten Kampar menekankan pentingnya ukhuwah Islamiyah di tengah tantangan era digitalisasi dan disrupsi informasi. Menurutnya, dakwah harus tetap berlandaskan pada kode etik yang menyejukkan, tidak memecah belah, dan mampu menjaga persatuan ummat.

“MUI bersama seluruh Ormas Islam di Kampar harus senantiasa bersatu dalam bingkai ukhuwah. Dakwah yang kita lakukan harus membawa pencerahan, bukan perpecahan. Era 5.0 menuntut kita lebih bijak dalam menyampaikan pesan agama, agar umat semakin kuat, bersatu, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Dr. Mawardi M. Shaleh.

Senada dengan itu, Ahmad Fadhli, S.H., M.M. selaku Kasubbag TU Kemenag Kampar menyampaikan apresiasi atas inisiatif MUI Kabupaten Kampar yang mampu merangkul semua elemen Ormas Islam. Menurutnya, persatuan ummat adalah modal besar dalam menjaga kerukunan dan kedamaian, khususnya di Kabupaten Kampar.

“Kami berharap hasil muzakarah ini tidak hanya berhenti di forum, tetapi juga menjadi pedoman bersama dalam berdakwah dan berorganisasi, sehingga tercipta suasana yang kondusif, penuh rahmat, dan saling menguatkan antarumat Islam,” tutur Ahmad Fadhli.

Acara muzakarah ini diikuti oleh berbagai perwakilan Ormas Islam se-Kabupaten Kampar, yang diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga kode etik dakwah dan mempererat silaturahim demi kokohnya persatuan umat di era 5.0.

Kontributor: Fatmi