0 menit baca 0 %

Ketua MUI Kuansing : Hindari Perdukunan

Ringkasan: Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-pa...

Kuansing (Humas) - Praktek perdukunan adalah perbuatan syirik dan wajib untuk di hindari, demikian salah satu topik Ceramah yang disampaikan Ketua MUI Kuansing Drs. H. Sarpeli, M.Ag  dihadapan 40 orang pegawai Kantor Kemenag Kuansing, Jumat, (25/10) di Mushalla  Al Ikhlas Kemenag Kuansing Jl. Beringin Teluk Kuantan.

 Acara rutin wirid mingguan dibawah koordinasi Seksi Bimas Islam ini, dihadiri oleh Kakan Kemenag Kuansing H. Erizon Efendi, Kasubbag TU H. Armadis dan para Kepala Seksi.

 Pada Kesempatan itu juga, Kakan Kemenag  dalam sambutan dan arahannya menyampaikan,"bahwa kita harus bisa membedakan mana yang dukun, mana yang tabib. Perbuatan yang mengarah kepada syirik harus dijauhi, karena syirik perbuatan dosa besar,"ungkap H. Erizon. (madis)