Siak (Kemenag) . Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas)
Madrasah, Neny Sunarti, menjadi narasumber dalam Workshop Kurikulum
Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan oleh Kelompok
Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Siak. Kegiatan tersebut dilaksanakan
pada Kamis (25 September 2025) dan diikuti oleh para guru dan kepala
madrasah anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MA se-Kabupaten Siak.
Workshop ini merupakan
salah satu langkah strategis KKMA Kabupaten Siak dalam upaya mendorong
peningkatan mutu pembelajaran di madrasah serta menumbuhkan semangat guru dalam
menerapkan pendekatan pendidikan yang lebih humanis, inspiratif, dan berpusat
pada peserta didik.
Dalam paparannya, Neny
Sunarti menekankan bahwa konsep “Kurikulum Berbasis Cinta” bukan
sekadar metode mengajar yang menyenangkan, tetapi juga pendekatan mendalam yang
menumbuhkan kasih sayang, empati, dan rasa saling menghargai dalam proses
belajar-mengajar.
Selain itu, Neny juga
mengupas konsep pembelajaran mendalam (deep learning) yang menekankan
pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan menerapkan
nilai-nilai kehidupan dalam konteks nyata. Menurutnya, kedua pendekatan ini
sangat relevan untuk membentuk peserta didik yang berkarakter, berdaya
saing, dan berakhlakul karimah.
Kegiatan berlangsung
dengan penuh antusias. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan berbagi
pengalaman dalam penerapan strategi pembelajaran yang berorientasi pada cinta,
karakter, dan pemahaman mendalam terhadap materi ajar.
Melalui workshop ini, diharapkan lahir inovasi dan sinergi baru antar pendidik madrasah dalam menciptakan suasana belajar yang berlandaskan cinta, nilai, dan makna, menuju madrasah yang unggul, mandiri, dan berkarakter.