0 menit baca 0 %

Ketua Yayasan Mubalig Bina Umat Tekankan Kreativitas Da i dan Da iyah di Era Digital

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Ketua Yayasan Mubalik Bina Umat, Zulkifli Siagian, menjadi narasumber dalam kegiatan Pembinaan Da i dan Da iyah se-Kabupaten Bengkalis yang dilaksanakan di Aula KUA Kecamatan Mandau, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai kecamatan dengan penuh antusi...

Mandau (Kemenag) Ketua Yayasan Mubalik Bina Umat, Zulkifli Siagian, menjadi narasumber dalam kegiatan Pembinaan Da i dan Da iyah se-Kabupaten Bengkalis yang dilaksanakan di Aula KUA Kecamatan Mandau, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai kecamatan dengan penuh antusiasme.

Dalam pemaparannya, Zulkifli menegaskan bahwa da i dan da iyah di era digital harus mampu tampil kreatif dan inovatif. Dakwah, menurutnya, tidak boleh terpaku pada cara-cara lama, melainkan perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, khususnya menghadapi tantangan dakwah di ruang digital.

Seorang da i harus memiliki kompetensi, mampu membaca situasi dan kondisi objek dakwahnya. Jangan terpaku dengan metode yang ada, tapi ciptakanlah kreativitas agar pesan dakwah lebih mudah diterima umat, ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peran da i dan da iyah sebagai perekat umat dalam menyikapi kondisi bangsa. Menurut Zulkifli, isu-isu seperti keamanan negara, demonstrasi, hingga gejolak sosial harus disikapi dengan arif dan bijaksana.

Tugas da i dan da iyah adalah menjadi penyejuk, penyampai informasi yang benar, dan pencerah umat. Dengan begitu, dakwah tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang menjaga persatuan bangsa, tambahnya.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat melahirkan da i dan da iyah yang berkompeten, kreatif, serta relevan dengan perkembangan zaman, sehingga dakwah Islam benar-benar menghadirkan nilai rahmatan lil alamin di tengah masyarakat.