Khatam Al Qur’an dan Wisuda Iqra PDTA Al Fatah Kecamatan Siak
Ringkasan:
Siak (Humas) - Bertempat di PDTA Al Fatah dilaksanakan Khatam Al Qur’an dan wisuda Iqra’ SantriPDTA Al Fatah jalan Kelakap Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Siak. Sebelum acara wisuda para wisudawan melakukan pawai di sekitaran acara melewati jalan protocol Kecamatan Siak.
Siak (Humas) - Bertempat di PDTA Al Fatah dilaksanakan Khatam Al Qur’an dan wisuda Iqra’ SantriPDTA Al Fatah jalan Kelakap Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Siak. Sebelum acara wisuda para wisudawan melakukan pawai di sekitaran acara melewati jalan protocol Kecamatan Siak.
Acara yang dimulai pukul 08.0 selepas Pawai acara dilanjutkan dengan acara Khatam al-Qur’an dan kemudian prosesi wisuda. Hadir dalam pelaksanaan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama yang di wakili Kasi Pendis Drs. H. Muharom turut hadir Lurah Kampung Dalam Tengku Indra S.Sos dan Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak H. Syukur, SHI.
Kepala PDTA Al Fatah Mardian, S.Ag menjelaskan dalam acara Wisuda dan Khatam Al-Qur’an kali ini dengan total peserta Khatam Al-qur’an 36 orang dan 41 orang yang diwisuda Iqra artinya ini mengalami peningkatan dari tahun 2012 , lanjut beliau berpesan “Pelajarilah Al-Qur’an dan amalkanlah Al-Qur’an, kepada peserta didik jangan berhenti menimba ilmu agama.†Ujar beliau
Selanjutnya Kasi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah bersinergi dalam mengembangkan Pendidikan Agama, ucapan terima kasih juga pada Pengurus serta Majelis Guru PDTA dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Siak yang telah membantu melaksanakan porogram Kementerian Agama khususnya mengenai Baca Tulis Al-Qur’an.†Lanjut beliau acara Khatam dan wisuda ini bukanlah merupakan akhir bagi para santri untuk membaca Al-Qur’an akan tetapi proses ini merupakan langkah awal bagi mereka untuk mengenal dan selalu membaca Al-Qur’an, masih banyak yang perlu dipelajari dari al-Qur,an oleh karena itu beliau menekankan agar para orang tua selalu mengawasi dan mendorong anak-anaknya untuk selalu membaca dan mempelajari Al-Qur’an, karena Al-Qur’an itu merupakan petunjuk bagi manusia dan juga sebagai petunjuk bagi orang yang bertakwa, Al—Qur’an dapat dijadikan petunjuk kalau kita kenal dengan Al-qur’an, Al-Qur’an dijadikan petunjuk kalau kita selalu membaca, memahami isi al-Qur’an dan mengamalkan isi Al-Qur,an. Mudah-mudahan melalui kebijakan ini akan lahir generasi yang Qur’ani. “Tutur Beliau. (Muharom/AAA)