0 menit baca 0 %

Khataman Al-Qur an 24 Jam Non-Stop Sambut Nuzulul Qur an di Ponpes Riyadus Sholihin

Ringkasan: Siak (Kemenag)- (Senin 17/03/25) Pondok Pesantren Riyadus Sholihin menggelar kegiatan khataman Al-Qur an selama 24 jam non-stop dalam rangka menyambut peringatan Nuzulul Qur an. Kegiatan ini melibatkan 56 grup yang terdiri dari 26 grup santri putri, 28 grup santri putra dan 2 grup majlis guru, denga...

Siak (Kemenag)- (Senin 17/03/25) Pondok Pesantren Riyadus Sholihin menggelar kegiatan khataman Al-Qur an selama 24 jam non-stop dalam rangka menyambut peringatan Nuzulul Qur an. Kegiatan ini melibatkan 56 grup yang terdiri dari 26 grup santri putri, 28 grup santri putra dan 2 grup majlis guru, dengan setiap grup beranggotakan 10-12 orang. Namun, masih ada sekitar 60-an santri putri yang tidak dapat mengikuti kegiatan ini karena batal (halangan).

Kegiatan khataman Al-Qur an ini merupakan bagian dari tradisi tahunan yang digelar untuk memperingati turunnya Al-Qur an (Nuzulul Qur an). Para peserta dibagi ke dalam grup-grup kecil, masing-masing bertugas menyelesaikan pembacaan 30 juz Al-Qur an secara bergiliran selama 24 jam tanpa jeda. Seluruh proses khataman dilakukan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Ustaz Toni Yufida, salah seorang guru pondok, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan santri terhadap Al-Qur an serta mempererat ukhuwah islamiyah di antara mereka. Khataman Al-Qur an ini bukan sekadar ritual, tapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mengingatkan kita akan pentingnya Al-Qur an sebagai pedoman hidup, ujarnya.

Meski semangat kegiatan ini tinggi, tidak semua santri bisa berpartisipasi dalam khataman qur an ini. Sekitar 60-an santri putri tidak dapat mengikuti kegiatan ini karena batal (halangan). Sehingga mereka yang batal ini diarahkan sebagai supporter di dapur untuk menyiapkan konsumsi selama kegiatan hingga buka puasa nanti. Kami sangat mengapresiasi semangat mereka semua, kami memahami bahwa ada hal-hal di luar kendali yang membuat mereka tidak bisa ikut, tambah Ustaz Toni.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari seluruh warga pondok. Salah seorang santri baru, Muhammad Ibrohim, mengungkapkan kebanggaannya bisa terlibat dalam khataman ini. Ini pengalaman spiritual yang baru dan sangat berharga bagi saya. Meski lelah, semangat kami tetap tinggi karena ini adalah ibadah, katanya.

Keluarga Besar Pondok Pesantren Riyadus Sholihin berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen santri dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur an dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih mencintai Al-Qur an sebagai pedoman hidup di dunia maupun akhirat. (Rois/Fz)