0 menit baca 0 %

Khutbah Jumat Penuh Makna, Ustadz Nasrul Latif Tekankan Tauhid sebagai Fondasi Akidah

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Pelaksanaan Sholat Jumat pada Jumat, 25 Juli 2025 di Masjid Besar Istiqomah, Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, berlangsung penuh makna dan kekhusyukan. Pada kesempatan tersebut, Penghulu KUA Singingi Hilir, Ustadz Nasrul Latif, dipercaya sebagai...

Kuansing (Kemenag) — Pelaksanaan Sholat Jumat pada Jumat, 25 Juli 2025 di Masjid Besar Istiqomah, Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, berlangsung penuh makna dan kekhusyukan. Pada kesempatan tersebut, Penghulu KUA Singingi Hilir, Ustadz Nasrul Latif, dipercaya sebagai khatib.

Dalam khutbahnya yang disampaikan dengan suara lantang, jelas, dan penuh ketegasan, Ustadz Nasrul Latif mengangkat tema “Tauhid sebagai Fondasi Akidah”. Ia menekankan bahwa segala amal dan ibadah tidak akan bernilai di sisi Allah apabila tidak dibangun di atas dasar tauhid yang lurus dan murni.

“Perbaikan umat harus dimulai dari memperbaiki tauhid. Ini pondasi utama dalam kehidupan setiap muslim,” tegasnya dalam khutbah.

Para jamaah tampak menyimak dengan penuh perhatian. Beberapa tertunduk, sebagian lainnya mengangguk sebagai tanda penghayatan atas pesan-pesan dakwah yang disampaikan.

Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada pegawai KUA dalam menjalankan peran keummatan.

“Ini bukti bahwa masyarakat tidak hanya melihat KUA sebagai institusi administratif, tapi juga sebagai mitra dakwah yang hadir langsung di tengah umat,” ujarnya.

Usai pelaksanaan Sholat Jumat, Ketua Masjid Besar Istiqomah, Abdul Razak—yang juga merupakan mantan Kepala Desa Koto Baru—mengundang Ustadz Nasrul Latif beserta rombongan untuk makan siang bersama di Rumah Makan Eve Ikan Bakar sebagai bentuk penghargaan atas khutbah yang dinilai menyentuh dan membangkitkan semangat keimanan.