Tembilahan (Kemenag) - Empat perwakilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (10/10/2025), di Bonu Hotel, Pekanbaru, dan diikuti oleh peserta dari seluruh provinsi Riau.
Delegasi Inhil tersebut terdiri dari perwakilan KKG dan MGMP
PAI dari berbagai kecamatan. Mereka adalah Khairunnisa (KKG Kec. Tembilahan), Rugayah
(MGMP Kec. Kateman), Olva Susanti (MGMP Kec. Gaung), dan Ahmad Sahmir (MGMP
Kec. Kemuning).
Kegiatan pembinaan ini digelar oleh Kanwil Kemenag Provinsi
Riau melalui Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam. Tujuannya
adalah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para guru PAI di Riau,
khususnya dalam implementasi kurikulum dan strategi pembelajaran yang efektif.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H.
Harun, menyambut baik keikutsertaan perwakilan Inhil dalam kegiatan ini.
Menurutnya, pembinaan ini merupakan momen penting untuk pengembangan kualitas
guru PAI di daerahnya.
"Kami berharap para guru yang ikut serta dapat menyerap
ilmu dan wawasan yang diberikan secara maksimal, kemudian
mengimplementasikannya dan membagikannya kepada rekan-rekan guru PAI lainnya di
Inhil," ujar H. Harun. "Peningkatan kualitas guru PAI sangat krusial
dalam membentuk karakter dan moral peserta didik," tambahnya.
Senada dengan Kakan Kemenag, Kepala Seksi Pendidikan Agama
Islam (Kasi Pais) Kantor Kemenag Inhil, H. Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan
ini selaras dengan upaya Kemenag Inhil dalam mendorong peningkatan mutu
pendidikan agama.
"Keempat guru ini adalah representasi dari komitmen
kami terhadap pengembangan berkelanjutan bagi tenaga pendidik PAI," kata
H. Arifin. "Mereka akan menjadi motor penggerak bagi KKG dan MGMP PAI di
Indragiri Hilir. Fokus utama adalah bagaimana materi yang diperoleh bisa
diaplikasikan untuk menciptakan pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan
relevan," jelasnya.
Para peserta dari Inhil diharapkan dapat membawa pulang
berbagai pengetahuan dan praktik baik yang akan memperkaya kegiatan kelompok
kerja guru di tingkat kabupaten dan kecamatan. (Ria)