0 menit baca 0 %

KKM MIM Simpang Kubu Gelar Workshop Pengembangan Modul Ajar Berbasis Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru madrasah agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MIM Simpang Kubu menggelar Workshop Pengembangan Modul Ajar Berbasis Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) , yang dilaks...

Kampar ( Kemenag )---Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru madrasah agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MIM Simpang Kubu menggelar Workshop “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)”, yang dilaksanakan di MI Anshor As-Sunnah, Kecamatan Kampa, pada 12–13 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh kepala madrasah dan guru dari 14 madrasah di bawah binaan KKM MIM Simpang Kubu, yaitu:

1. MIM Simpang Kubu

2. MI Anshor As-Sunnah

3. MI Al-Falaj

4. MI Naumbai

5. MI Nurul Iman

6. MIS Rumbio

7. MIM Aursati

8. MIM Pulau Tengah

9. MIS Darussalam

10. MI Baitul Hikmah Indonesia

11. MI Fathunqarib

12. MI Uswatun Hasanah

13. MI Thayba

14. MI Arrahmah

Workshop ini terselenggara atas inisiatif dan dana patungan bersama 14 madrasah anggota KKM, sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam memperkuat mutu pembelajaran di tingkat madrasah ibtidaiyah.

Acara dibuka secara resmi oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Kampar, Masnur, S.Pd., M.Sy., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran guru madrasah sebagai agen perubahan pendidikan.

 “Guru madrasah harus kreatif dan adaptif. Pengembangan modul ajar bukan sekadar administrasi, tetapi sarana menanamkan nilai kemanusiaan dan kasih dalam pembelajaran. Itulah semangat Kurikulum Berbasis Cinta,” ujar Masnur.

Workshop yang berlangsung selama dua hari, mulai pukul 07.30 hingga 17.45 WIB ini, menghadirkan narasumber berpengalaman, Nefri Leni, S.E., S.Pd., M.Pd., yang membimbing peserta dalam menyusun modul ajar inovatif berbasis deep learning dan integrasi nilai-nilai karakter Islami.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan kolaboratif. Para peserta antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan konsep hingga praktik penyusunan modul ajar yang relevan dengan kebutuhan siswa abad ke-21.

Ketua KKM MIM Simpang Kubu, Nurainun, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan seluruh madrasah anggota KKM yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

 “Workshop ini lahir dari semangat kebersamaan. Dengan gotong royong 14 madrasah, kami ingin memastikan bahwa guru madrasah di lingkungan KKM Simpang Kubu siap menjadi pendidik yang inovatif dan berkarakter,” ujar Nurainun.

Melalui kegiatan ini, KKM MIM Simpang Kubu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas guru madrasah di Kabupaten Kampar, sehingga mampu mencetak generasi yang unggul, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan pendidikan modern. Pungkas Ainun

Fatmi