0 menit baca 0 %

Kolaborasi Cegah Stunting: Kepala KUA Tanah Putih Hadiri Mini Lokakarya 2025

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) Upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Tanah Putih terus diperkuat melalui pelaksanaan Mini Lokakarya Stunting Tahun 2025 yang berlangsung, Selasa pagi (02/12/2025) di Aula Kantor Camat Tanah Putih. Kegiatan ini menjadi forum strategis lintas sektor untuk mengevaluasi...

Rokan Hilir (Kemenag) โ€” Upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Tanah Putih terus diperkuat melalui pelaksanaan Mini Lokakarya Stunting Tahun 2025 yang berlangsung, Selasa pagi (02/12/2025) di Aula Kantor Camat Tanah Putih. Kegiatan ini menjadi forum strategis lintas sektor untuk mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan stunting sekaligus merumuskan langkah intervensi yang lebih efektif di tahun mendatang.ย 

Mini lokakarya tersebut dihadiri oleh Forkopimcam Tanah Putih, pihak Puskesmas, para kepala desa, tokoh masyarakat, kader posyandu, penyuluh KB serta berbagai unsur lintas sektor lainnya yang selama ini terlibat dalam upaya penurunan stunting. Dalam forum ini dibahas capaian program tahun berjalan, tantangan yang dihadapi serta strategi percepatan penanganan stunting untuk tahun 2025.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih, H. Ahmad Asyura yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan dalam mendukung upaya penurunan stunting.

"KUA melalui penyuluh agama memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada calon pengantin dan keluarga muda tentang pentingnya kesehatan dan kesiapan membangun keluarga. Pencegahan stunting dimulai dari perencanaan pernikahan, pola asuh, dan gizi seimbang,โ€ ujar H. Ahmad Asyura.

Beliau menjelaskan bahwa materi Bimbingan Perkawinan (Binwin) yang diberikan kepada calon pengantin di KUA kini telah mencakup penjelasan mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan perkawinan usia dini dan pembinaan keluarga sakinah. Hal ini sejalan dengan program nasional yang menargetkan penurunan prevalensi stunting secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Lebih lanjut, H. Ahmad Asyura juga menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antar instansi agar intervensi pencegahan stunting dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

โ€œSinergi lintas sektor sangat menentukan keberhasilan program. Kita semua memiliki peran dalam memastikan generasi penerus terutama di Kecamatan Tanah Putih tumbuh sehat dan berkualitas,โ€ tambahnya.ย 

Mini Lokakarya Stunting Tahun 2025 ini diharapkan mampu memperkuat langkah bersama dalam menekan angka stunting di Kecamatan Tanah Putih, sekaligus mendukung visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, dengan menghadirkan generasi yang sehat, cerdas dan produktif.