0 menit baca 0 %

Kolaborasi Penyuluh Agama dan Mahasiswa UIN Suska: Iskandar, SE., ME. Tampil dalam Podcast Edukatif

Ringkasan: Bangkinang Kota ( Kemenag )-- Komitmen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar dalam memajukan dakwah digital berbasis literasi ekonomi syariah terus menunjukkan geliatnya. Kali ini, melalui podcast bertajuk Jangan Sampai Cuan Tanpa Berkah: Bedah Dropship dari Sisi Islam , MUI Kampar menghad...

Bangkinang Kota ( Kemenag )-- Komitmen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar dalam memajukan dakwah digital berbasis literasi ekonomi syariah terus menunjukkan geliatnya. Kali ini, melalui podcast bertajuk “Jangan Sampai Cuan Tanpa Berkah: Bedah Dropship dari Sisi Islam”, MUI Kampar menghadirkan kolaborasi inspiratif antara penyuluh agama dan generasi muda akademik.

Ustaz Iskandar, SE., ME.—Penyuluh Agama Islam sekaligus Sekretaris Umum MUI Kecamatan Bangkinang Kota—tampil sebagai narasumber utama dalam diskusi yang dipandu dua mahasiswa magang UIN Suska Riau: Imam Asyraf dan Reza Hidayatullah. Dialog ini menjadi ruang pertukaran gagasan antara pengalaman praktis seorang penyuluh dan sudut pandang segar dari dunia kampus.

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan sistematis, Ustaz Iskandar berhasil menjembatani teori keilmuan dengan realitas bisnis digital yang kini marak di kalangan anak muda.

“Dropship itu bukan sekadar model bisnis. Ia harus dikaji dari sisi akad, kejelasan barang, dan tanggung jawab penjual. Dalam Islam, kejelasan dan keadilan adalah kunci utama dalam transaksi,” ungkap Iskandar.

Kolaborasi ini tak hanya memperkaya konten dakwah digital MUI Kampar, tetapi juga menjadi ruang belajar langsung bagi para mahasiswa. Mereka terlibat dalam seluruh proses, mulai dari pra-produksi hingga pascaproduksi, sekaligus memperoleh kesempatan berdialog dengan praktisi lapangan yang berpengalaman.

Kehadiran Ustaz Iskandar sebagai mentor sekaligus narasumber menghadirkan dimensi baru dalam pembelajaran dakwah digital—yakni pendekatan yang ilmiah, kontekstual, dan menyentuh kebutuhan zaman.

Podcast ini menjadi bukti nyata sinergi antara pendakwah dan akademisi muda dalam merespons isu-isu ekonomi kontemporer berdasarkan prinsip syariah. Sebuah langkah strategis dalam membangun kapasitas generasi muda untuk berdakwah secara relevan, kreatif, dan bertanggung jawab. ( Fatmi/Ilhami )