Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kecamatan Singingi Hilir rutin lakukan pembinaan dan penyuluhan dalam program Berantas buta Aksara Al-Qur'an kepada Remaja yang memiliki kebutuhan khusus Putra, Remaja yang berusia 22 tahun di Desa koto baru Kamis, 12 juni 2025.
Mahyu Budiman Penyuluh yang aktif dalam pemberantasan buta aksara Al-Qur'an, terutama untuk kebutuhan khusus. Penyuluhan ini memiliki peran penting dalam membina umat Islam dan mendekatkan diri kepada Allah, baik secara mental, moral, maupun ketaqwaan.Â
" Kita memberikan bimbingan, pembinaan dan pengajaran kepada masyarakat yang kesulitan membaca Al-Qur'an, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus seperti lansia, anak-anak, dan remaja," imbuhnya.
Kali ini kita Sebagai penyuluh Agama Islam Kecamatan Singingi Hilir yang merupakan desa binaan nya di dua desa, yaitu Desa koto baru dan Desa Petai.
Kegiatan penyuluhan dan pembinaan ini langsung kerumah. Razita selaku orang tua dari Putra mengatakan sangat senang dengan hadir penyuluh Agama Islam ini. Dia mengaku sangat sulit mencari guru ngaji yang mau datang kerumah dan sangat sabar mengajar anaknya.
Sebagai ASN di SMAN 1 Singingi Hilir mengatakan " Putera memang belum bisa membaca Al-Qur'an, konsentrasi nya hanya 10 menit, setelah itu akan lupa baik huruf dan baris nya," katanya.
" Ustadz Mahyu Budiman sangat sabar dalam menghadapi anak saya, saya tidak memberikan target , yang penting anak saya bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan lancar, walaupun awal nya di mulai dari Iqro tiga," tambahnya.
Sementara Mahyu Budiman menyampaikan " penyuluhan dilaksanakan lima kali sepekan, pukul 09.00 wib sampai selesai senin- jum,at setiap pekan nya," terangnya.
"Alhamdulillah sampai saat ini masih berjalan dengan baik dan lancar semoga putra bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan lancar," harap Mahyu Budiman. (MB)