0 menit baca 0 %

Konsultasi Rumah Tangga: Penyuluh Agama Mandau Bantu Redam Konflik Keluarga

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Masjid Besar Arafah Duri kembali menjadi tempat berlangsungnya layanan konsultasi rumah tangga yang dilaksanakan oleh Nurleili Lubis, penyuluh agama sekaligus petugas BP4 KUA Kecamatan Mandau Selasa, (09/09/2025). Konsultasi kali ini berlangsung sejak pukul 10.20 WIB hingga selesai...

Mandau (Kemenag) โ€“ Masjid Besar Arafah Duri kembali menjadi tempat berlangsungnya layanan konsultasi rumah tangga yang dilaksanakan oleh Nurleili Lubis, penyuluh agama sekaligus petugas BP4 KUA Kecamatan Mandau Selasa, (09/09/2025). Konsultasi kali ini berlangsung sejak pukul 10.20 WIB hingga selesai dan membahas persoalan pelik dalam rumah tangga.

Seorang mertua datang mencari solusi terkait menantu perempuannya yang bersikeras ingin bercerai dari suami, padahal pernikahan mereka telah dikaruniai empat orang anak. Permasalahan dipicu oleh faktor ekonomi yang menjadi beban berat dalam kehidupan rumah tangga pasangan tersebut.

Dalam sesi konsultasi, Nurleili Lubis memberikan pencerahan bahwa masalah ekonomi memang sering kali menjadi salah satu ujian terbesar dalam rumah tangga. Namun, perceraian bukanlah solusi yang tepat, terlebih ketika sudah ada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

โ€œSetiap rumah tangga pasti menghadapi ujian. Ekonomi memang berat, tetapi perceraian justru menambah masalah baru. Yang terpenting adalah komunikasi, kesabaran, dan ikhtiar bersama mencari solusi. Jangan lupa, doa dan tawakal kepada Allah adalah kunci kekuatan keluarga,โ€ tegas Nurleili.

Nurleili juga menyarankan agar sang mertua mendekati menantu dengan bahasa kasih sayang dan kelembutan, bukan dengan amarah atau tekanan. Pendekatan yang penuh empati akan lebih mudah membuka hati menantu agar kembali tenang dan berpikir jernih.

Selain itu, ia menambahkan bahwa suami sebagai kepala rumah tangga perlu berusaha lebih keras memperbaiki keadaan ekonomi, sementara istri harus mendukung dengan kesabaran, pengertian, dan doa.

Konsultasi ini diakhiri dengan harapan agar keluarga tersebut dapat menemukan jalan tengah yang terbaik, tanpa harus mengorbankan keutuhan rumah tangga dan masa depan anak-anak mereka.