0 menit baca 0 %

Kontingen Kuansing Tampil Memukau di Devile OMI Riau 2025

Ringkasan: Pekanbaru Kontingen Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil mencuri perhatian pada devile pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Riau yang digelar di MAN 3 Pekanbaru, Rabu (1/10/2025).Sebanyak 76 orang dalam rombongan ini terdiri dari 33 peserta lomba dan 43 pendamping...

Pekanbaru – Kontingen Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil mencuri perhatian pada devile pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Riau yang digelar di MAN 3 Pekanbaru, Rabu (1/10/2025).

Sebanyak 76 orang dalam rombongan ini terdiri dari 33 peserta lomba dan 43 pendamping serta official madrasah. Kontingen dipimpin oleh Marwan, di bawah arahan Kepala Kantor Kemenag Kuansing, Suhelmon, bersama Kasi Pendidikan Madrasah, Rini Susanti.

Dalam pawai tersebut, kontingen Kuansing menampilkan tarian Aura Farming yang tengah viral. Gerakan enerjik dan kompak yang dibawakan membuat ribuan penonton terpukau. Kehadiran Kuansing pun menjadi salah satu daya tarik utama dalam prosesi pembukaan OMI tahun ini.

“Alhamdulillah, Kuansing bisa menampilkan yang terbaik pada devile. Semoga ini menjadi motivasi bagi peserta untuk berjuang di cabang lomba masing-masing,” ujar Ketua Kontingen, Marwan.

Suasana pembukaan OMI pun semakin meriah berkat penampilan tersebut. Para tamu undangan tampak antusias menyaksikan penampilan kontingen Kuansing yang penuh semangat.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau juga hadir melalui Kepala Bagian Tata Usaha, Rahmad Suhadi, didampingi Kepala Bidang Pendisikan Madrasah, Jisman.

Selain itu, sebanyak 12 Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Riau serta seluruh Kepala Madrasah Negeri juga tampak dalam barisan tamu kehormatan. Kehadiran para pejabat dan pimpinan madrasah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan OMI 2025.

Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon, mengapresiasi semangat seluruh peserta. “Penampilan devile hanyalah awal. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menunjukkan kemampuan terbaik dalam lomba. Kami optimis anak-anak kita mampu mengharumkan nama Kuansing di tingkat provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah, Rini Susanti, menambahkan bahwa kekompakan antara peserta, pendamping, dan official menjadi modal utama dalam menghadapi kompetisi. “Kami berharap seluruh peserta tetap menjaga sportivitas, semangat, dan kebersamaan,” ucapnya.

Adapun pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Provinsi Riau akan berlangsung pada 1–3 Oktober 2025 di Pekanbaru. Ratusan siswa madrasah dari berbagai kabupaten/kota se-Riau akan berkompetisi diberbagai bidang mata pelajaran. ( JR )