0 menit baca 0 %

Koordinasi Ponpes Khairul Ummah dan Kemenag Inhu Mantapkan Persiapan Hari Santri Nasional 2025

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 tingkat Kabupaten Indragiri Hulu, Plt Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Rajuki Ridwan, didampingi staf se...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 tingkat Kabupaten Indragiri Hulu, Plt Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Rajuki Ridwan, didampingi staf seksi PD. Pontren, Sunaryo, menerima kunjungan koordinasi dan konsultasi dari pihak Pondok Pesantren Khairul Ummah Air Molek pada Kamis (23/10/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pesantren dan Kemenag dalam menyukseskan peringatan HSN yang menjadi momentum penting bagi penguatan identitas dan kontribusi santri terhadap pembangunan bangsa. Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai aspek teknis dan substansi kegiatan, termasuk partisipasi santri serta dukungan pesantren dalam menyiapkan rangkaian acara agar lebih bermakna dan berdampak positif bagi masyarakat.

Rajuki menegaskan bahwa kegiatan Hari Santri bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga sarana mempertegas peran strategis pesantren dalam pembinaan karakter dan pendidikan moral generasi muda. “Hari Santri adalah milik kita bersama. Pesantren telah lama menjadi benteng moral bangsa, dan momentum ini harus kita maknai dengan karya nyata yang bermanfaat bagi umat,” ungkapnya.

Pihak Ponpes Khairul Ummah menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan dari Kemenag Inhu. Mereka berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, termasuk penguatan nilai-nilai moderasi beragama dan semangat kebangsaan di kalangan santri.

Melalui koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan HSN 2025 di Kabupaten Indragiri Hulu tidak hanya berjalan sukses secara seremonial, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat—melalui peningkatan kolaborasi antar-pesantren, penguatan semangat persatuan, dan peneguhan kontribusi santri dalam membangun peradaban bangsa yang berkeadaban dan religius.