Bangkinang Kota ( Kemenag )--- Pondok Pesantren Mu allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota menerima kunjungan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam rangka penguatan perlindungan anak di lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda nasional KPAI yang fokus mendorong hadirnya pesantren ramah anak, sebagaimana diamanahkan dalam Konvensi Hak Anak.
Rombongan KPAI dipimpin oleh Diyah Puspitasari, S.Pd., M.Pd., Komisioner KPAI yang membidangi penguatan pendidikan dan perlindungan anak di lingkungan sekolah maupun pesantren. Kehadirannya disambut hangat oleh Pimpinan Pondok, Ustadz Drs. M. Yunus Amran, didampingi kepala madrasah, jajaran dewan guru, pengasuh asrama, serta pengurus Ikatan pelajar Muhammadiyah wanita ( IPMAWATI )
Dalam arahannya, Diyah Puspitasari menegaskan bahwa pesantren memiliki peran besar dalam membentuk generasi berkarakter dan berakhlak mulia, sehingga perlindungan anak harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.
Pesantren harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi santri. Selain menanamkan ilmu pengetahuan, pesantren juga harus memperhatikan hak-hak anak sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan siap memimpin di masa depan, ungkapnya.
Sementara itu, Ustadz Drs. M. Yunus Amran menegaskan komitmen PP. Mu allimin untuk mendukung program ini
Kami siap menjadikan PP. Mu allimin sebagai contoh pesantren yang ramah anak, yang seimbang antara penguasaan ilmu, penguatan iman, dan pembinaan akhlak. Sinergi bersama KPAI akan semakin menguatkan ikhtiar kami dalam mencetak generasi yang unggul, ujarnya.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh Kepala Madrasah Aliyah Mu allimin, Muhammad Padil, S.Pd., dan Kepala Madrasah Tsanawiyah Mu allimin, Nursyamsuriati, M.A. Keduanya menyambut baik kerja sama dengan KPAI dan menegaskan bahwa madrasah berkomitmen menciptakan suasana belajar yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui kunjungan ini, KPAI berharap PP. Mu allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota dapat menjadi role model pesantren ramah anak di Kabupaten Kampar, bahkan di tingkat nasional.
( fatmi )