Indragiri
Hulu (Kemenag) โ Jumโat, 25 Juli 2025, Pengurus Koperasi Pegawai Negeri (KPN)
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan Studi
Tiru ke Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Tamwil
Muhammadiyah (KSPPS BTM) Sumatera Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh
Ketua KPN Kankemenag Inhu, Alpendri, yang juga merupakan Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, bersama tim pengawas dan pengurus
koperasi.
Rombongan
KPN Kankemenag Inhu disambut hangat oleh jajaran manajemen KSPPS BTM Sumatera
Barat yang dipimpin oleh Ketua Koperasi, serta jajaran manajer pembiayaan dan
akuntansi. Dalam sambutannya, Ketua KSPPS BTM menyampaikan apresiasi atas
kunjungan ini sebagai bentuk kolaborasi dan semangat berbagi antar koperasi
untuk saling bertumbuh dan berkembang.
Studi
tiru ini bertujuan untuk mempelajari sistem pengelolaan koperasi berbasis
syariah, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan, layanan simpan pinjam,
strategi peningkatan anggota aktif, digitalisasi layanan, hingga tata kelola
manajemen yang akuntabel dan profesional.
Dalam
diskusi yang berlangsung selama lebih dari dua jam, Pengurus KPN Kemenag Inhu
banyak bertanya dan menggali pengalaman KSPPS BTM dalam membangun kepercayaan
anggota, menghadirkan produk koperasi yang sesuai kebutuhan, serta cara menjaga
keberlangsungan koperasi di tengah tantangan zaman.
Ketua
KPN Kemenag Inhu, Alpendri, menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat penting
untuk membuka wawasan dan memperkuat kapasitas pengelola koperasi. โKami ingin
membawa semangat baru dalam pengelolaan KPN yang lebih profesional, transparan,
dan sesuai prinsip syariah. KSPPS BTM ini menjadi contoh inspiratif bagi kami,โ
ujarnya.
Kegiatan
ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama. Rombongan KPN Kemenag
Inhu juga mendapatkan kesempatan meninjau langsung ruang pelayanan dan sistem
informasi koperasi berbasis digital milik KSPPS BTM.
Ke
depan, KPN Kankemenag Inhu menargetkan untuk menerapkan beberapa sistem dan
pola kerja yang dipelajari dalam studi tiru ini sebagai bagian dari upaya
perbaikan tata kelola koperasi serta peningkatan kesejahteraan anggota.
(Reski)