0 menit baca 0 %

KTSP sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran

Ringkasan: Dumai (Humas) - Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan seba...
Dumai (Humas) - Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelengaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Demikian disampaikan Kakan Kemenag Kota Dumai, Drs H Darawi MA dalam sambutannya, sekaligus sebagai narasumber pada Workshop Penyusunan Dokumen KTSP KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) Tingkat Madrasah Tsanawiyah se Kota Dumai yang dilaksanakan MTs Negeri Dumai berkerjasama dengan penerbit Erlangga cabang Kota Dumai, Selasa 08.30 (5/6.2012) Aula MTs Negeri Dumai Jl. Jakolin Bukit Datuk Lama Kec. Dumai Selatan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai mengatakan, KTSP sangat penting bagi lembaga pendidikan/madrasah karena ia merupakan otak dari lembaga pendidikan tersebut. Untuk itu salah satu prinsip penilaian pada kurikulum adalah kompetensi. Selanjutnya Kakan Kemenag Kota Dumai, H Darawi menjelaskan, guru sebagai subjek dan objek pendidikan di madrasah harus memiliki kompetensi guru. Kompetensi yang dimilki oleh seorang guru adalah sebagai berikut; (1)Kompetensi paidagogik, merupakan kompetensi yang mutlak dimilki oleh guru yang berkaitan dengan metode, strategi dan teknik pembelajaran, (2) Kompetensi social, berkaitan dengan sikap saling mambatu dan terjalinnya hubungan yang baik dan harmonis antar sesama guru, siswa, dan pegawai sekolah serta masyarakat, (3) Kompetensi kepribadian, berkaitan dengan sikap diri seorang guru tercermin pada tutur kata, kejujuran, imtak, dan prilaku yang yang sopan dan menyenangkan dan (4) Kompetensi professional yaitu mampu menjalankan tugas dengan baik dan sesuai dengan aturan serta prosedur yang berlaku. Lebih lanjut Kakan Kemenag H Darawi mengharapkan kepada seluruh peserta workshop, agar bergandenggan tangan membangun madrasah ini supaya keberadaan madrasah di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kota Dumai ini sejajar dengan tingkat sekolah Menengah lainnya dan mendapat tempat dihati masyaraakat. “mari kita bangun madrasah ini secara professional sehingga madrasah mendapat tempat di hati masyarakat,” pungkasnya Sedangkan Panitia Pelaksana mengatakan, workshop ini merupakan salah satu usaha untuk memberikan pemahaman kepada guru-guru dalam membuat KTSP madrasah yang tentunya sangat penting untuk meningkatkan mutu penmbelajarn dan mutu pendidikan madrasah. “workshop ini penting dalam memberikan pemaham kepada guru tentang KTSP, yang tujuannya untuk peningkatan mutu pembelajaran,” ujarnya Hadir pada workshop tersebut, Kakan Kemenag Kota Dumai, Drs H Darawi MA, Narasuber Workshop, Kasi Kurikulum Mapenda Kanwil Kemenag Prov. Riau, Rialis M Pd, Kepala MTsN Dumai, Mohd Alwi S Pdi, Ketua KKM Madrasah se Kota Dumai, Ade A Yani M Pdi, Pimpinan Cabang penerbir Erlangga Kota Dumai, Ahyarsat, peserta workshop 100 orang utusan dari MTS Negeri dan Swasta se Kota Dumai, 5 orang permadrasah, serta tamu undangan. (harmi)