Dumai (Kemenag) - Plt. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Dumai Barat M. Mahbub beserta seluruh staf pegawai dan Penyuluh Agama
Islam (PAI) menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada Rabu,
17 Desember 2025 pukul 08.00 - 10.00 WIB di Aula SMA Binsus Dumai yang berada
di Jalan Inpres Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat.
Dalam rangka melanjutkan kegiatan BRUS yang kedua kalinya
saat ini digelar dengan tujuan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan
tangguh menghadapi tantangan zaman dengan mengusung kembali tema "Menjadi
remaja berkarakter Islami dan berakhlak mulia."
Dalam sambutannya M. Mahbub menegaskan bahwa program BRUS
merupakan salah satu langkah strategis Kementerian Agama dalam membekali remaja
dengan nilai-nilai keagamaan, karakter dan kesiapan menghadapi dinamika
kehidupan modern. Dan remaja juga diharapkan mampu untuk memahami konsep-konsep kesehatan reproduksi agar siap
melalui tahapan selanjutnya yaitu menjalani fase pernikahan dan siap menjadi
seorang ibu yang sehat secara mental dan spiritualnya.
"Siswa harus memiliki visi yang jelas dan mampu
menghindari hal-hal negatif seperti emosi yang tak terkendali atau nafsu yang
merusak masa depan,” ucap Plt. Kepala KUA Dumai Barat dengan tegas.
M. Mahbub juga menambahkan
bahwa program BRUS adalah momentum penting untuk memberikan pembekalan mental
dan spiritual yang kuat kepada peserta. "Kita ingin remaja kita tumbuh
menjadi pribadi yang berintegritas, memiliki nilai, dan siap menjadi pemimpin
masa depan," tambah Plt. Kepala KUA Dumai Barat.
Dalam kegiatan BRUS kali ini adalah Penyuluh Agama Islam KUA
kecamatan Dumai Barat yaitu Rahmadianti, Jeeny Rahmayana dan Devani Nindy Putri
dengan mengusung tema: Pergaulan Bebas, Siapa itu Remaja dan Penyalahgunaan
Narkoba.
Selanjutnya, kegiatan ini juga dihadiri oleh waka Humas SMA
Binsus Dumai Endang Susilawati beserta guru pendamping kegiatan yang diikuti
oleh 125 orang peserta dari siswa-siswi SMA Binsus Dumai.
Dan dengan semangat kolaborasi yang tinggi kegiatan BRUS
kali ini dirancang lebih interaktif dan aplikatif serta KUA Kecamatan Dumai
Barat berkomitmen menjadikan BRUS 2025 sebagai progran unggulan pembinaan
remaja. "Kami ingin BRUS 2025 benar-benar berdampak, bukan hanya
memberikan pengetahuan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan hidup
yang relevan dengan usia dan tantangan mereka," ungkap Endang Susilawati.
Dan diakhir penutupan acara diisi dengan penampilan dari
staff KUA kecamatan Dumai Barat yaitu dengan memperkenalkan yel-yel atau tepuk
sakinah. Tepuk Sakinah adalah yel-yel edukatif yang diciptakan Kementerian
Agama (Kemenag) untuk calon pengantin sebagai ice breaking dalam Bimbingan
Perkawinan (Bimwin), berisi lima pilar keluarga sakinah (berpasangan, janji
kokoh, saling cinta, hormat, jaga, ridha, dan musyawarah) dengan gerakan dan
lirik sederhana, bertujuan agar materi pernikahan mudah diingat dan suasana
lebih ceria. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi para siswa-siswi sebagai
generasi emas remaja sehat, kuat dan berdedikasi tinggi untuk kemajuan
bangsa,"tambahnya. (Anti/Ayu)