0 menit baca 0 %

KUA Kec. Bantan Gelar Bimbingan Keluarga Sakinah di Desa Selatbaru

Ringkasan: Bantan (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan kembali menggelar kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah di Aula Kantor Desa Selatbaru, Kamis (14/8/2025) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 20 pasangan suami istri yang rata-rata telah mengarungi bahtera rumah t...

Bantan (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan kembali menggelar kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah di Aula Kantor Desa Selatbaru, Kamis (14/8/2025) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 20 pasangan suami istri yang rata-rata telah mengarungi bahtera rumah tangga selama lebih kurang lima tahun.

Kegiatan yang bertujuan untuk memantapkan kehidupan keluarga ini menjadi sangat relevan di tengah tantangan global, gejolak sosial, dan beratnya beban ekonomi yang dihadapi masyarakat. Melalui bimbingan ini, para peserta diharapkan mampu menjaga keutuhan rumah tangga, mempererat ikatan kasih sayang, dan menguatkan pondasi moral dalam keluarga.

Acara dibuka secara resmi oleh H. Khaidir dari Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keluarga sakinah sebagai benteng pertama yang menjaga keharmonisan masyarakat. โ€œKeluarga adalah pondasi bangsa. Jika keluarga kuat, maka masyarakat pun akan kokoh menghadapi tantangan zaman,โ€ ujarnya.

Turut hadir Kepala Desa Selatbaru, Rahayu Nendang, S.Pi., yang memberikan dukungan penuh atas kegiatan ini. Kehadiran para tokoh seperti Kepala KUA Bantan, para penghulu, dan penyuluh agama menambah semarak suasana bimbingan. Peserta yang hadir berasal dari lima dusun di Desa Selatbaru.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup: Konsep Keluarga Sakinah, sebagai cita-cita rumah tangga yang penuh ketenangan, cinta, dan kasih sayang, kemudian Kunci Kehidupan Harmonis, meliputi komunikasi yang sehat, saling menghargai, dan kejujuran serta Mengatasi Konflik Keluarga, dengan pendekatan sabar, musyawarah, dan saling memahami, lalu Manajemen Keuangan Keluarga, agar kebutuhan dapat terpenuhi tanpa mengorbankan keharmonisan rumah tangga.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh interaksi. Peserta antusias berdiskusi, saling berbagi pengalaman, dan menyerap ilmu yang disampaikan narasumber.

Dengan terselenggaranya bimbingan ini, diharapkan para pasangan suami istri dapat menjadi teladan dalam membangun rumah tangga yang kokoh, penuh cinta, dan siap menghadapi segala tantangan kehidupan.