0 menit baca 0 %

KUA Kec. Bathin Solapan Gelar Bimwin Mandiri Tahun 2025

Ringkasan: Bathin Solapan (Kemenag) - Kepala KUA Kec Bathin Solapan H. Surianto membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah mnadiri yang diikuti tujuh pasang calon pengantin tahun 2025 Selasa, 11/02/2025 di ruang Balai Nikah KUA Kec. Bathin Solapan.Kegiatan Bimwin menghadirkan narasumb...

Bathin Solapan (Kemenag) - Kepala KUA Kec Bathin Solapan H. Surianto membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah mnadiri yang diikuti tujuh pasang calon pengantin tahun 2025 Selasa, 11/02/2025 di ruang Balai Nikah KUA Kec. Bathin Solapan.

Kegiatan Bimwin menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya Penyuluh Agama Islam Kec. Bathin Solapan Ustadz Muhammad Soleh didukung oleh Penyuluh Agama Islam Kec. Bathin Solapan yang lain (Khairul Amri R, Lolivia, Muhammad Irfan,  Nerwana, dan Nurasiah) dengan judul materi” Pentingnya Menjaga Komunikasi yang Baik Antara Suami dan Istri”.

Kepala KUA Kec Bathin Solapan H. Surianto dalam sambutannya mengatakan “Kegiatan Bimwin merupakan bagian dari program pemerintah dengan tujuan memberikan bekal berupa ilmu pengetahuan bagi pasangan calon pengantin sebagai persiapan untuk mengharungi kehidupan berumah tangga atau jenjang pernikahan".

H. Surianto juga mengatakan “Bimwin Pranikah ini sangat penting dilaksanakan terutama bagi pasangan muda agar dalam menjalani kehidupan berumah tangga mereka mampu menjalaninya dengan lebih baik, harmonis, dan penuh tanggung jawab sehingga nanti akan terwujud keluara yang Sakinah Mawaddah Warahmah (Samawa)".

Penyuluh Agama Islam Kec. Bathin Solapan Ustadz Muhammad Soleh dalam penyampaian materi mengatakan “Dalam kehidupan bertumah tangga yang terpenting itu adalah harus adanya komunikasi yang baik diantara suami dan isteri. Suami isteri harus bisa saling memahami dan sebaliknya, serta tak ada unsur saling mencurigai dan menghakimi. Suami dan isteri juga harus mampu menjadi penyejuk ditengah-tengah keadaan yang semakin sulit”.

“Nuansa gembira dan bahagia harus diciptakan bukan untuk di nantikan. Keharmonisan berumahtangga adalah sesuatu hal yang wajib didukung bersama dengan mengedepankan unsur kesabaran, menghormati, memahami dan senantiasa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Semoga upaya untuk mewujudkan keluarga yang Sakinah Mawaadah Warahmah (SAMAWA) akan terwujud dan langgeng sampai ke anak cucu kekal hingga maut yang memisahkan”, tutup Ustadz Sholeh.