Bukit Batu (Kemenag) — Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar di (MA) Madrasah Aliyah Nurul Hikmah Tenggayun pada selasa, 29 Juli 2025, menjadi momen yang tak hanya bermakna bagi siswa, tetapi juga mencatat kesan mendalam bagi pihak sekolah.
Dalam kegiatan BRUS ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bukit Batu, Rosdi Zainal, Maslan, Juliansyah, dan Nur Alfiansyah berhasil menghadirkan suasana pembinaan yang hangat, penuh semangat, dan menyentuh sisi spiritual para pelajar.
Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya menjaga akhlak, Pernikahan dini, Stop Bullying dan tanggung jawab sebagai pelajar muslim, serta bagaimana menghadapi tantangan remaja di era digital dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam. Dengan gaya penyampaian yang sederhana namun mengena dan mampu menciptakan kedekatan emosional dengan para siswa.
Pihak MA Nurul Hikmah pun memberikan apresiasi terbuka atas kontribusi KUA Kecamatan Bukit Batu dalam kegiatan tersebut. Menurut Kepala Sekolah, penyuluhan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam  menjadi angin segar dalam upaya sekolah membangun karakter dan spiritualitas siswa.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kerja sama antara KUA Bukit Batu dan Pihak Madrasah  Aliyah Nurul Hikmah yang telah disepakati dalam nota kesepahaman (MoU) beberapa waktu lalu. Kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan pembinaan keagamaan secara rutin kepada peserta didik, guna memperkuat fondasi akhlak dan spiritual di kalangan remaja. Para siswa pun mengaku senang dan terinspirasi. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan bahwa sesi BRUS kali ini memberi sudut pandang baru tentang pentingnya menjadi pelajar yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berakhlak.dan tanpa diskriminisasi.
Dengan suksesnya kegiatan
ini, KUA Kecamatan Bukit Batu kembali membuktikan komitmennya dalam menyentuh
langsung generasi muda melalui pendekatan yang menyeluruh dan bermakna. Program
BRUS bukan sekadar penyuluhan, tetapi bagian dari ikhtiar bersama membentuk
masa depan bangsa yang lebih baik.