0 menit baca 0 %

KUA Kec. Lima Puluh Tuntaskan Kalkulasi Warisan bersama Tim Mawaris

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Bertempat di Ruangan Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh,  Kamis 22 Mei 2025 bersama tenaga Ahli  Mawaris Ust H. Suryandi Bonar Temala Lc. MA, Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh Warman  melakukan Kalkulasi Harta Warisan dan pembagian masing-masing ahli waris kepada keluarga  Bapak...

Pekanbaru (Kemenag). Bertempat di Ruangan Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh,  Kamis 22 Mei 2025 bersama tenaga Ahli  Mawaris Ust H. Suryandi Bonar Temala Lc. MA, Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh Warman  melakukan Kalkulasi Harta Warisan dan pembagian masing-masing ahli waris kepada keluarga  Bapak Hasmid (alm).

Saat presentasi pembagian warisan ini oleh tenaga Ahli Mawaris  Ust Suryandi Bonar Temala, Lc. MA semua ahli waris yang hadir menyimak dengan serius hasil paparan ust Suryandi sapaan akrab beliau yang sudah tak asing lagi bagi jemaah masjid Pekanbaru dan kalangan perusahaan keuangan syariah di Pekanabaru, beliau juga seorang profesional muda Bidang Pengawasan Syariah yang tersertifikasi oleh Dewan Syariah Nasional Majlis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Dalam kesempatan itu seluruh ahli waris dari harta warisan atas nama  Bapak Hasmid hadir yaitu istri beliau Hasmi, dan anak-anak beliau : Heni Zurmida, Suhandri, Supriadi, Yuli Elviza, Ril Efrison, Suhendra, Rahmawati.

Adapun aset warisan yang akan dibagi tersebut adalah 

 Sebidang tanah dengan luas 672 M2 dan 1 bangunan rumah di atasnya yang terletak di lokasi yang strategis dengan nilai jual yang tinggi sehingga semua hali waris sangat berhati dalam pembagian ini agar tidak menjadi penyebab keretakan hubungan persaudaraan dan kekeluargaan sesama ahli waris.

Kedatangan mereka ini "Bukan Karena mereka tidak sepakat atau karena bersengketa sesama ahli waris" tapi murni untuk mensiasati agar semua hali waris merasa puas dengan penjelasan dari ahli mawaris sehingga mereka lebih lega dan bahagia. Kedatangan mereka memang sudah dijadwal oleh Warman sebagai kepala KUA Lima Puluh yang dicocokkan dengan waktu tenaga ahli ust Suryandi Bonar Temala yang selalu mendampingi beliau dalam hal mawaris di beberapa KUA di Pekanbaru.

Dalam Pengantar awalnya Warman memberikan masukan dan harapan kepada para ahli waris bahwa mereka mendapat warisan itu merupakan keberuntungan besar dari jerih payah orang tua, jangan sampai terjadi hal-hal yang membuat orang tua kecewa. Apalagi warisan sebetul bonus saja dalam hidup ini karena aset kita masing-masing bisa kita dapati tanpa warisan dari orang tua, dan jangan lupa selalu mengedepankan saling pengertian dan tenggang rasa sesama ahli waris agar persaudaraan tetap terpupuk dan bersemi selamanya.