0 menit baca 0 %

KUA Kecamatan Bantan Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Bantan Air

Ringkasan: Bantan (Kemenag) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan H. Nasuha menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Desa Bantan Air Minggu (14/9/2025),. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuka agama, serta warga desa dengan penuh antusias, khidmat dan penuh...

Bantan (Kemenag) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan H. Nasuha menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Desa Bantan Air Minggu (14/9/2025),. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuka agama, serta warga desa dengan penuh antusias, khidmat dan penuh makna sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Pejabat (PJ) Kepala Desa Bantan Air, Zulfandi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia menegaskan pentingnya peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai ajang memperkuat kebersamaan, meningkatkan keimanan, dan meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zulfandi.

Dalam kesempatan ini, Ustadz Ramlan hadir sebagai penceramah utama. Ia menyampaikan materi bertema “Menjadikan Rasulullah Muhammad SAW Sebagai Teladan Hidup”. Ustaz Ramlan menekankan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan sempurna dalam segala aspek kehidupan mulai dari ibadah, akhlak, kepemimpinan, hingga hubungan sosial.

Ustadz Ramlan juga menguraikan secara rinci sifat-sifat Rasulullah SAW yang patut diikuti umat Islam: Shiddiq (jujur), sehingga setiap perkataan beliau selalu benar dan dapat dipercaya. Amanah (dapat dipercaya), sehingga umatnya selalu yakin terhadap apa yang beliau sampaikan dan amanah yang diembannya. Tabligh (menyampaikan), selalu menyampaikan kebenaran tanpa takut dan menyimpan ilmu untuk umatnya serta Fathanah (cerdas), mampu memecahkan persoalan dengan bijaksana dan penuh hikmah.

Ustaz Ramlan juga mengingatkan jamaah untuk menerapkan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap santun, tidak mudah marah, menghargai sesama, dan menjauhi perilaku yang merugikan orang lain.

“Jika sifat-sifat ini kita jadikan pedoman, insya Allah masyarakat kita akan lebih damai, rukun, dan diridai Allah SWT,” tuturnya.

Acara Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Bantan Air ditutup dengan doa secarabersama dengan memohon keberkahan dan keselamatan untuk masyarakat desa serta kemajuan umat Islam pada umumnya.