Kampar ( Kemenag )– Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kampa terus memperkuat peran penyuluh agama di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Penyuluhan Siswa Berkelanjutan yang digelar di MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, Kamis (2/10/2025).
Kegiatan berlangsung di ruang kelas XI mulai pukul 08.50–09.30 WIB dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh siswa kelas XI. Program ini merupakan agenda KUA Kampa yang memang menyasar sekolah dan madrasah sebagai sarana pembinaan generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh KUA Kecamatan Kampa menyampaikan materi seputar pembinaan remaja Islami, pentingnya menjaga akhlak di era modern, serta motivasi untuk tetap berprestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Penyuluhan ini dikemas dengan pendekatan yang komunikatif sehingga siswa tidak hanya mendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan tanya jawab.
Plh Kepala MAN 4 Kampar, Sri Darmayanti, S.Si., mengapresiasi langkah KUA Kampa yang langsung hadir ke sekolah untuk memberikan pembinaan. “Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Penyuluhan dari KUA sangat bermanfaat bagi siswa MAN 4 Kampar karena mereka mendapat arahan langsung dari ahlinya tentang bagaimana menjalani kehidupan sehari-hari sesuai tuntunan agama. Semoga kegiatan ini terus berlanjut agar anak-anak kita semakin kokoh dalam iman dan akhlak,” ungkapnya.
Salah seorang penyuluh KUA Kampa menjelaskan bahwa remaja sekolah adalah sasaran penting bagi pembinaan akhlak dan mental spiritual. “Kami hadir di sekolah-sekolah agar generasi muda mendapat bimbingan keagamaan secara langsung. Siswa adalah calon pemimpin masa depan. Dengan pembinaan seperti ini, kami berharap mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan religius,” tuturnya.
Kehadiran penyuluh KUA Kampa disambut positif oleh siswa kelas XI. Banyak di antara mereka yang aktif mengajukan pertanyaan seputar pergaulan, tantangan era digital, hingga cara menjaga konsistensi ibadah. Antusiasme ini menunjukkan bahwa penyuluhan agama di sekolah masih sangat relevan dan dibutuhkan oleh peserta didik.
Penyuluhan siswa yang dilakukan KUA Kampa ini bukan agenda sekali selesai, melainkan program berkelanjutan yang akan menyasar berbagai sekolah dan madrasah di wilayah Kecamatan Kampa. Melalui program ini, diharapkan terjadi sinergi yang lebih kuat antara KUA dan lembaga pendidikan dalam membina generasi muda agar siap menghadapi dinamika zaman dengan bekal ilmu pengetahuan dan iman yang seimbang.
Kehadiran KUA di sekolah-sekolah melalui program penyuluhan ini sekaligus menegaskan peran strategis lembaga keagamaan negara dalam memberikan pendidikan nonformal. Dengan menyasar generasi pelajar, KUA tidak hanya berfungsi dalam pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai mitra pendidikan yang aktif membentuk akhlak, moral, dan spiritual generasi penerus bangsa. (kj)