0 menit baca 0 %

KUA Kecamatan Minas dan Puskesmas Minas Berkolaborasi Taja Sosialisasi dan Pemeriksaan Kesehatan Awal JCH

Ringkasan: Siak (Kemenag) - Dalam rangka persiapan keberangkatan Jama ah Calon Haji (JCH) Kecamatan Minas tahun 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas bersama Puskesmas Minas berkolaborasi melaksanakan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan awal bagi JCH berdasarkan nomor urut porsi yang sudah diterbit...

Siak (Kemenag) - Dalam rangka persiapan keberangkatan Jama’ah Calon Haji (JCH) Kecamatan Minas tahun 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas bersama Puskesmas Minas berkolaborasi melaksanakan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan awal bagi JCH berdasarkan nomor urut porsi yang sudah diterbitkan oleh Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak di Puskesmas Minas pada Senin (14/10/2024).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Minas Alwis, Kepala Puskesmas Minas yang diwakili oleh Ka TU NS. Hisnarni didampingi oleh dr. Wilni Pera Maeliati, pemegang program haji Puskesmas Minas, Simarwati dan dua orang Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Minas,  Ahmad Rasyidin dan Hendra Walis.

 

Kepala KUA Kecamatan Minas dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan JCH kecamatan Minas dapat terlaksana sesuai dengan target yang telah ditentukan. JCH yang diundang untuk pertemuan perdana dan pemeriksaan kesehatan awal ini adalah JCH berdasarkan nomor porsi yang diterbitkan oleh Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kankemenag Kabupaten Siak dengan tujuan untuk mempercepat penyelesaian administrasi, lalu mengenai keberangkatan tentunya menunggu rilis resmi dari Kementerian Agama RI secara berjenjang, begitu pula dengan jadwal serta biaya pelunasan,  tentu hal tersebut menunggu keputusan presiden atas persetujuan DPR.” Tutur Alwis.

“Kepada para JCH kami berharap agar tidak terlalu larut dan memikirkan sesuatu yang “belum pasti”, tugas kita hari ini adalah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diantaranya berangsur-angsur menabung, mengikuti semua rentetan kegiatan yang sudah ditetapkan oleh petugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab, serta tak kalah pentingnya adalah agar jama’ah calon haji berusaha menjaga kesehatan dan kebugaran, sehingga tak menghalangi setiap tahapan yang dilalui.” Imbuhnya.

Sementara itu dr. Wilni Pera Maelati sebagai pembicara tunggal dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga mengingatkan agar para jama’ah calon haji betul-betul menjaga kesehatan, terutama bagi JCH yang mengalami penyakit tertentu, seperti hipertensi, gula dan lain-lain. “Kepada JCH kami ingatkan untuk betul-betul menjaga kesehatan sehingga terpenuhi istita’ah kesehatan haji. Penetapan istita’ah kesehatan calon jama’ah haji diinput oleh tim penyelengara kesehatan kabupaten/ kota, diolah dan dianalisis oleh siskohatkes, dan hasil analisis tersebut berupa penetapan status istita’ah kesehatan jama’ah calon haji diantaranya, memenuhi syarat istita’ah kesehatan haji, memenuhi syarat istita’ah kesehatan haji dengan pendampingan, tidak memenuhi istita’ah kesehatan haji sementara, tidak memenuhi syarat istita’ah kesehatan haji.” Tutur dr. Wilni

Diakhir sambutannya, dr. Wilni berharap agar seluruh JCH menerapkan pola hidup yang sehat sehingga proses persiapan dan keberangkatan JCH kecamatan Minas tidak ada kendala. (Aws/NA)