Tembilahan (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Indragiri menunjukkan kepeduliannya terhadap pembentukan karakter siswa dengan memberikan materi anti-bullying pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Negeri Satu Atap Desa Teluk Dalam. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMP Negeri Satu Atap Teluk Dalam dan dihadiri oleh Kepala KUA Kuala Indragiri, H. Ruhiat, beserta staf dan para Penyuluh Agama Islam (PAI), Kamis (17/7/2025).
Turut hadir dalam acara ini Kepala SMP Satu Atap Teluk
Dalam, Saleh Sain, beserta majelis guru dan seluruh siswa-siswi peserta MPLS.
Kunjungan KUA ini bertujuan untuk membekali para siswa baru dengan pemahaman
tentang bahaya dan dampak negatif dari tindakan bullying.
H. Ruhiat dalam sambutannya menekankan pentingnya
menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
"Bullying adalah perilaku yang tidak boleh dibiarkan. Kita harus
bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari intimidasi, di mana
setiap siswa merasa aman dan dihargai," tegas H. Ruhiat. "Pendidikan
agama juga mengajarkan kita untuk saling menyayangi dan menghormati, bukan
menyakiti."
Salah satu Penyuluh Agama Islam yang mendampingi, Muhammad
Saat, juga mengatakan para generasi penerus harus saling mendukung dan memiliki
rasa empati. "Sebagai generasi penerus bangsa, adik-adik harus saling
mendukung dan berempati. Jangan biarkan ada teman yang merasa sendirian atau
tertekan karena di-bully. Jika melihat ada tindakan bullying, segera laporkan
kepada guru atau orang dewasa yang bisa dipercaya," pesan Muhammad Saat.
Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran
siswa tentang pentingnya menjaga etika pergaulan dan menciptakan suasana
sekolah yang positif dan inklusif. (Ria)