Tembilahan (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Indragiri turut berkontribusi dalam upaya penguatan integritas dan pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan desa dan sekolah. Keterlibatan ini diwujudkan melalui peran Penyuluh Agama Islam (PAI) yang memimpin pembacaan doa pada acara Sosialisasi Anti Korupsi.
Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Inspektorat
Kabupaten Indragiri Hilir tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kuala
Indragiri pada Selasa (14/10/2025), mulai pukul 13.30 hingga 16.50 WIB.
Mewakili Kepala KUA Kuala Indragiri, Muhammad Saat, Penyuluh
Agama Islam setempat, dipercayakan untuk memandu doa. Pembacaan doa ini menjadi
penutup kegiatan yang memberikan penekanan spiritual terhadap pentingnya
menjauhi praktik korupsi.
Muhammad Saat menyampaikan bahwa kehadiran KUA dalam acara
ini menegaskan bahwa integritas dan kejujuran adalah bagian tak terpisahkan
dari ajaran agama. Ia menekankan bahwa KUA senantiasa mendukung setiap langkah
pemerintah dalam menciptakan tata kelola yang bersih.
"Kehadiran KUA di sini adalah simbol bahwa memerangi
korupsi adalah kewajiban agama. Kami mendoakan agar nilai-nilai integritas yang
disampaikan dalam sosialisasi ini tertanam kuat di hati setiap peserta, dan
menjadi benteng moral yang kokoh untuk menolak segala bentuk penyelewengan,"
ujar Muhammad Saat usai acara.
Ia menambahkan, korupsi bukan hanya merugikan negara, tetapi
juga perbuatan dosa yang merusak tatanan sosial. "Kami berharap, seluruh
peserta mulai dari perangkat desa hingga kepala sekolah dapat mengamalkan ilmu
ini. Marilah kita jadikan kejujuran sebagai landasan utama dalam setiap
pengabdian kepada masyarakat," tegasnya.
Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai elemen penting di
Kecamatan Kuala Indragiri, termasuk Sekretaris Camat (Sekcam), Kepala Desa,
Kepala UPT, Kepala Sekolah dari tingkat SD hingga SMA/MTs, serta perwakilan
Ketua RT dan RW. Keterlibatan KUA melalui doa diharapkan memberikan dimensi
spiritual dan religius pada komitmen anti korupsi di Kuala Indragiri. (Ria)