0 menit baca 0 %

KUA Kuantan Mudik Tetap Optimalkan Pelayanan Walau Terjadi Pemadaman Listrik

Ringkasan: Kuansing (Inmas) Untuk tetap mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik tetap berusaha mengoptimalkan pelayanan. Meskipun hari ini, Jum'at (26/01/2024) kondisi listrik dalam keadaan mati, namun petugas di front office tetap melakukan aktivitas sep...

Kuansing (Inmas) Untuk tetap mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik tetap berusaha mengoptimalkan pelayanan. Meskipun hari ini, Jum'at (26/01/2024) kondisi listrik dalam keadaan mati, namun petugas di front office tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. 


Petugas front office, Fajriana Salami JS, S.E., didampingi rekannya, Riyon Hartono, S.Pd.I., mengatakan sistem penginputan data Calon Pengantin (Catin) yang melakukan pendaftaran pada aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) belum bisa dilakukan. "Kami masih menunggu listrik hidup, karena wifi yang biasanya digunakan untuk koneksi Internet juga terhubung ke jaringan PLN," ucapnya. 


Kepala KUA Kuantan Mudik, Arisman Arianto, S.Sos.I., membenarkan keterangan tersebut. Beliau mengatakan bahwa saat ini di daerah Kec. Kuantan Mudik terjadi pemadaman listrik, hal ini biasanya terjadi mengingat saat ini sedang musim penghujan sehingga sering terjadi pohon-pohon tepi di jalan yang tumbang dan mengenai kabel listrik. 


Selanjutnya, beliau juga menyampaikan kepada staf pegawainya untuk tetap menerapkan pelayanan kepada masyarakat. Semua pelayanan di KUA yang memanfaatkan aplikasi SIMKAH yang berbasis Information Technology (IT) untuk sementara dipending terlebih dahulu. "KIta masih bisa menerima berkas pendaftaran nikah. Untuk proses pendaftaran online-nya bisa dilakukan setelah hidup listrik nanti," kata Arisman. 


Aktivitas kerja dengan menggunakan tulisan tangan dan pelayanan lainnya masih bisa dilakukan oleh pegawai KUA Kuantan Mudik. Mereka berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik kepada masyarakat dengan cara menggunakan sarana dan perangkat yang tersedia yang masih bisa dioperasikan. (YZG)