0 menit baca 0 %

KUA Payung Sekaki Gelar Rapat Bahas Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag)-  Setelah ditetapkan 3 Kecamatan yaitu Payung Sekaki, Sukajadi dan  Pekanbaru Kota sebagai pilot projek dalam pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat, Pada hari Kamis (24/10/2024), Ka. KUA Payung Sekaki segera mengelar rapat terkait program tersebut.

Pekanbaru (Kemenag)-  Setelah ditetapkan 3 Kecamatan yaitu Payung Sekaki, Sukajadi dan  Pekanbaru Kota sebagai pilot projek dalam pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat, Pada hari Kamis (24/10/2024), Ka. KUA Payung Sekaki segera mengelar rapat terkait program tersebut. Jum’at (25/10/2024).

Pantauan tim inmas, Rapat yang berlangsung di aula Pelaminan ini melibatkan seluruh Penyuluh baik Fungsional maupun Non PNS yang ada di Kecamatan Payung Sekaki. Rapat ini dipimpin oleh Penghulu Muda, Muhammad Idris.

Dalam pemaparannya, Penghulu Muda menginformasikan secara umum terkait dengan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat.

“Saya disini mewakili Ka. KUA untuk memimpin rapat kita hari ini, beliau tidak bisa hadir karena pada jam yang sama ada pertemuan rapat di MUI Kota Pekanbaru. Untuk itu secara teknis nantinya kita akan mintakan kepada Masrizal selaku Ketua IPARI Riau dan juga Pendamping pada Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Kemenag Kota Pekanbaru,” ungkap Penghulu Muda.

Setelah mendengarkan pemaparan dari Masrizal dan diskusi dari para peserta, maka dapat disimpulkan hasil rapat tersebut sebagai berikut:

Pertama: Mencari 10 orang warga yang berdomisili di Kecamatan Payung Sekaki dan telah memiliki usaha untuk diikutsertakan dalam program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Kedua: Masing-masing peserta harus mengajukan proposal permohonan bantuan dana dengan melampirkan FC. KTP, FC. KK, Surat Keterangan Tidak Mampu, Surat Keterangan Usaha dari Lurah, Photo Rumah, Photo tempat usaha, NPWP dan Surat Keterangan dari Majelis Taklim. Ketiga: Untuk mencari 10 peserta tersebut diserahkan kepada Penyuluh Agama selaku Pendamping.

Keempat: Bagi peserta yang lulus asesment akan diikutsertakan dalam kegiatan pembinaan yang pelaksanaannya diperkiraan awal bulan November 2024 mendatang. (Idris)