0 menit baca 0 %

KUA Pinggir Jadi Rumah Umat, Penaiszawa Kemenag Bengkalis Dorong Pemberdayaan Ekonomi

Ringkasan: Pinggir (Kemenag) Bidang Penaiszawa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan Pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat pada Selasa, 10 September 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Aula KUA Kecamatan Pinggir yang juga difungsikan sebagai Balai Nikah, dan dihadiri oleh berbag...

Pinggir (Kemenag) – Bidang Penaiszawa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan Pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat pada Selasa, 10 September 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Aula KUA Kecamatan Pinggir yang juga difungsikan sebagai Balai Nikah, dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lembaga keagamaan.

Acara dibuka oleh Kepala Seksi Penaiszawa Kemenag Kabupaten Bengkalis, Dr. H. Charles, S.Ag., M.A., yang sekaligus menjadi salah satu narasumber. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menghadirkan agama dalam setiap aspek kehidupan, termasuk bidang ekonomi.

“Kemenag hadir tidak hanya memberikan pelayanan administrasi semata. Melalui bidang Penaiszawa, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah. Pemberdayaan ekonomi umat harus menjadi gerakan bersama, karena dengan kemandirian ekonomi, masyarakat akan lebih kuat dalam menjalankan kehidupan beragama dan sosial,” ungkap Dr. Charles.

Beliau juga menambahkan bahwa keberadaan KUA kini semakin luas perannya. “KUA tidak hanya sekadar kantor pencatatan nikah. Hari ini kita buktikan bahwa KUA bisa menjadi rumah besar umat Islam, tempat tumbuhnya gagasan, pendampingan, dan pemberdayaan. Sinergi antara KUA, lembaga zakat, MUI, para mubaligh, tokoh agama, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini,” tegasnya.

Hadir pula Direktur LAZ Ibadurrahman Duri, M. Hasbi Al-Hudri, yang juga menjadi narasumber. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya mengelola zakat, infak, dan sedekah secara produktif agar masyarakat tidak hanya menerima manfaat sesaat, tetapi juga memiliki bekal dan modal untuk berkembang secara mandiri.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata transformasi peran KUA. “KUA tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat pencatatan pernikahan. Kita ingin menjadikan KUA sebagai rumah bersama umat. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya berdaya secara spiritual, tetapi juga kuat dalam bidang ekonomi. Ekonomi yang mapan adalah salah satu pilar penting dalam mewujudkan keluarga sakinah,” ujar Hadi.

Ia juga mengapresiasi kehadiran berbagai tokoh penting dalam acara tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ketua MUI Kecamatan Pinggir, Bapak Zulkifli, S.Pd., Ketua Forum Mubaligh Pinggir, H. Andi Ahmad Zakaria, S.Pd.I., serta seluruh tokoh masyarakat dan tokoh agama yang turut hadir. Kehadiran ini menunjukkan bahwa pemberdayaan umat memang harus dilakukan secara bersama-sama,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi KUA Pinggir dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi berbasis nilai agama. Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan tokoh agama diharapkan mampu melahirkan program-program nyata yang memperkuat kemandirian masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan umat.

Dengan semangat kebersamaan, Pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat ini meneguhkan komitmen bahwa agama dan ekonomi tidak bisa dipisahkan. Keduanya harus berjalan seiring untuk membangun umat yang sejahtera lahir dan batin.