Meranti(Kemenag)— Sebagai bagian dari pelaksanaan program nasional Lebaran Yatim & Difabel 1447 Hijriah bertajuk Peaceful Muharram, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rangsang Pesisir turut melaksanakan kegiatan sosial berupa penyaluran bingkisan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di wilayah kerjanya, Jum'at(4/7).
Kegiatan penyaluran santunan ini dipusatkan di Masjid Hidayatusshobirin, Parit Nibung, Desa Sendaur, dengan jumlah penerima sebanyak 13 orang, terdiri dari 11 anak yatim dan 2 penyandang disabilitas.
Adapun bingkisan yang diberikan berupa uang tunai, sembako, makanan bergizi, antara lain: telur, susu kaleng, sarden, gula, biskuit, minyak goreng, dan roti. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan di awal tahun baru Islam bagi mereka yang membutuhkan.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, diantaranya Camat Rangsang Pesisir, Penjabat Kepala Desa Sendaur, Waka Polsek, diwakili oleh Babinkamtibmas, Ketua MUI Kecamatan, Imam Masjid Hidayatusshobirin, Tokoh masyarakat Desa Sendaur, Ketua dan anggota Majelis Taklim serta Permata Desa Sendaur, Kepala KUA Rangsang Pesisir, beserta penghulu, penyuluh agama, dan staf KUA.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Rangsang Pesisir, Junaidi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kementerian Agama terhadap kelompok rentan, serta bagian dari komitmen pelaksanaan program “Kemenag Berdampak”, di mana kehadiran KUA tidak hanya sebatas pada pelayanan administratif, tetapi juga menyentuh sisi sosial masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Kementerian Agama hadir dan peduli. Semoga bingkisan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi anak-anak dan keluarga penerima,” ujar Kepala KUA Rangsang Pesisir.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Rangsang Pesisir, Saerullah, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang penuh manfaat ini.
"Alhamdulillah, kami berikan apresiasi kepada Kementerian Agama melalui KUA Rangsang Pesisir. Tentunya kami mendukung penuh program positif ini," ujarnya.
Setelah kegiatan penyerahan santunan kepada anak yatim dan difabel, kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan tausiyah yang disampaikan oleh penyuluh Agama Islam KUA Rangsang Pesisir, Hardinata.
"Penting bagi setiap muslim untuk selalu berbuat kebaikan kepada sesama, seperti kepada anak yatim dan difabel. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus melakukan kebaikan," ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Masyarakat yang hadir menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. (T)