0 menit baca 0 %

KUA RENGAT BARAT SOSIALISASI AKAD NIKAH DI MASA PANDEMI COVID-19

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Senin, 7 Desember 2020, Muhammad Khairul, S.Pd.I, selaku Pelaksana/Pengadministrasi Umum pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Rengat Barat memberikan pelayanan terhadap calon pengantin atas Randi Iqbal bin Alizar Chaniago dengan Novy Agustin binti Sutiman, terkait dengan persy...

Indragiri Hulu, (Inmas). Senin, 7 Desember 2020, Muhammad Khairul, S.Pd.I, selaku Pelaksana/Pengadministrasi Umum pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Rengat Barat memberikan pelayanan terhadap calon pengantin atas Randi Iqbal bin Alizar Chaniago dengan Novy Agustin binti Sutiman, terkait dengan persyaratan terhadap kehendak akad nikahnya yang direncanakan pada 14 Desember 2020, dengan menerapkan protokol kesehatan.
Selanjutnya kepada catin tersebut juga disampaikan tentang layanan akad nikah di masa pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019).
Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia Nomor : P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru (New Normal) Pelayanan Nikah Pada Masa Pandemi Covid-19, maka pelayanan akad nikah dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan semaksimal mungkin mengurangi kontak fisik dengan petugas KUA Kecamatan.
Pelaksanaan akad nikah dapat diselenggarakan di KUA atau di luar KUA dengan peserta prosesi akad nikah maksimal 10 (sepuluh) orang.
Selanjutnya, disampikan Yopita Tania Sari kepada catin tersebut bahwasanya akad nikah dapat ditolak Sesuai dengan Form Penolakan Akad Nikah Tatanan Normal Baru oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan dengan alasan di antaranya :
1.    Peserta prosesi akad nikah tidak menggunakan masker;
2.    Pihak Catin/Wali tidak menggunakan sarung tangan;
3.    Peserta prosesi akad nikah di rumah lebih dari 10 (sepuluh) orang;
4.    Peserta prosesi akad nikah di Masjid/ruang pertemuan lebih dari 20% kapasitas ruangan;
5.    Peserta prosesi akad nikah di Masjid/ruang pertemuan lebih dari 30 (tiga puluh) orang.
Selanjutnya, kepada para pihak tetap diberikan kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang pelaksanaan prosesi akad nikah dengan ketentuan menaati protokol kesehatan dan persyaratan jumlah peserta akad nikah.
Ketika catin mendaftarkan kehendak nikahnya, KUA Kecamatan Rengat Barat mensosialisasikan Pelayanan Nikah Pada Masa Pandemi Covid-19 sehingga ketika pelaksanaan prosesi akad nikah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik di Balai Nikah KUA maupun di luar Balai Nikah KUA, ujar M. Khairul.(tulang)