Indragiri Hulu,(Inmas). Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia Nomor : P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru (New Normal) Pelayanan Nikah Pada Masa Pandemi Covid-19, yang diterbitkan pada tanggal 10 Juni 2020. Pelaksanaan akad nikah dapat diselenggarakan di KUA atau di luar KUA.
Pelayanan akad nikah dapat ditolak dengan alasan :
1.   Peserta prosesi akad nikah tidak menggunakan masker;
2.   Pihak Catin/Wali tidak menggunakan sarung tangan;
3.   Peserta prosesi akad nikah di rumah lebih dari 10 (sepuluh) orang;
4.   Peserta prosesi akad nikah di Masjid/ruang pertemuan lebih dari 20% kapasitas ruangan;
5.   Peserta prosesi akad nikah di Masjid/ruang pertemuan lebih dari 30 (tiga puluh) orang.
Terkait dengan hal tersebut di atas, Penghulu Muda/Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Sei Lala, Samsul Hadi, S.H.I,MH pada hari Senin 21 September 2020 melaksanakan tugas pelayanan akad nikah di Balai Nikah KUA Sei Lala dengan menerapkan protokol kesehatan.
Usai akad nikah, disampaikan juga kepada pengantin terkait dengan semakin meningkatnya kasus Covid-19 akhir-akhir ini, sehingga jika beraktifitas di luar rumah wajib memakai masker sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019).(tulang)
KUA SEI LALA BERI LAYANAN AKAD NIKAH SERAMBI SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19
Ringkasan:
Indragiri Hulu,(Inmas). Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia Nomor : P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru (New Normal) Pelayanan Nikah Pada Masa Pandemi Covid-19, yang diterbitkan pada tanggal 10 Juni 2020.