Kuansing (Kemenag)— Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat melalui kehadiran dalam acara tasyakuran khitanan anak dari pasangan Febri dan Dewi, warga Koto Sentajo. Acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan ini digelar pada Minggu (27/07) di kediaman keluarga besar Febri.
Dalam acara tersebut, tampak hadir staf KUA dan para Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya sebagai bentuk partisipasi dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
Kehadiran jajaran KUA tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam membangun hubungan harmonis antara institusi keagamaan dengan masyarakat di wilayah binaan.
“Kehadiran kami dalam acara ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat. Momen tasyakuran seperti ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga bagian dari pendidikan nilai-nilai keislaman kepada anak dan keluarga,” ungkap salah satu penyuluh agama yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.
Tasyakuran khitanan ini semoga menjadi anak yang Sholeh dan membanggakan orang tua serta berguna bagi agama dan bangsa. Dalam Kesempatan itu disampaikan pentingnya mendidik anak sejak dini dalam nilai-nilai Islam, termasuk pelaksanaan khitan sebagai bagian dari sunnah Rasulullah SAW.
Keluarga besar Febri dan Dewi menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan perhatian dari pihak KUA Kecamatan Sentajo Raya. “Kami sangat bersyukur dan merasa dihargai atas kehadiran bapak-ibu dari KUA. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan membawa keberkahan,” ujar Febri, ayah dari anak yang dikhitan.
Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan masyarakat, KUA Kecamatan Sentajo Raya terus berupaya hadir di tengah-tengah warga, tidak hanya dalam pelayanan administratif, tetapi juga dalam momen-momen penting dalam kehidupan umat.(RDW)